BanjarmasinPost/

Berita Hulu Sungai Tengah

Soal Belasan Pot Bunga di Atas Trotoar Dekat Kantor Bupati HST, Ini Komentar Satpol PP

Sedangkan, pihak yang mengganggu fungsi alat pengguna jalan, kurungan satu bulan, denda Rp 250 ribu.

Soal Belasan Pot Bunga di Atas Trotoar Dekat Kantor Bupati HST, Ini Komentar Satpol PP
Banjarmasinpost.co.id/hanani
Peletakan pot bunga di atas trotoar, mendapat kritik dari masyarakat, setelah Satpol PP selama ini melakukan penertiban bangunan di atas trotoar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Peletakan pot bunga di atas trotoar, mendapat kritik dari masyarakat, setelah Satpol PP selama ini melakukan penertiban bangunan di atas trotoar, yang dinilai melanggar Perda Nomor 14 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Ketertiban dan Ketenteraman Masyarakat.

Apalagi, masalah trotoar juga diatur dalam Undang-undang Nomor 22/2009, tentang Lalu LIntas dan Angkutan Jalan. Dalam pasal 131 ayat 1 menyebutkan, persediaan fasilitas trotoar merupakan hak pejalan kaki, bukan untuk orang pribadi. Hal itu dipertegas pada pasal 28 ayat 2, setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan ganguan fungsi jalan.

Baca: Pot Bunga Pun Dilarang Ada di Trotoar, Tapi Kok Pemkab HST Malah Melanggar?

Ada dua sanksi bagi pelanggar, yaitu pidana penjara paling lama selama satu tahun dan denda Rp 24 juta. Sedangkan, pihak yang mengganggu fungsi alat pengguna jalan, kurungan satu bulan, denda Rp 250 ribu.

Menanggapi hal tersebut, Satpol PP HST, melalui Kabag Humas Pemkab HST, Ramadhan, dikonfirmasi Jumat (6/10/2017) menyatakan, Satpol PP akan melakukan penertiban yang sama dengan penertiban di kawasan lain, setelah koordinasi dengan pihak Dinas Pengelola Lingkungan Hidup dan Perhubungan. “Kalau memang melanggar aturan, tentu harus ditertibkan juga. Satpol PP segera koordinasi dengan Dinas LH dan Perhubungan,” kata Ramadhan.

Penulis: Hanani
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help