Berita Banjarmasin

Hobi Fotografi Bisa Jadi Investasi, Begini Caranya

Pada kesempatan lain, pembicara berikutnya yaitu Ikhsan Effendi yang sehari-harinya berprofesi sebagai fotografer profesional

Hobi Fotografi Bisa Jadi Investasi, Begini Caranya
Istimewa
Sekitar 100 lebih mahasiswa Mahasiswa Prodi Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin hadir menjadi peserta Workshop Pengembangan Fotografi dan Menambah Penghasilan di Aula Theater Pasca Sarjana Sabtu (7/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Fotografi saat ini semakin berkembang seiring makin banyak dan berkembangnya platform untuk memamerkan hasil karya jepretan. Karena itu saat ini fotografi juga bisa menjadi bisnis menjanjikan bagi masyarakat yang lebih luas.

Sekitar 100 lebih mahasiswa Mahasiswa Prodi Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin hadir menjadi peserta Workshop Pengembangan Fotografi dan Menambah Penghasilan di Aula Theater Pasca Sarjana Sabtu (7/10/2017).

Praktisi fotografi di Banjarmasin Fauzan Maududdin di dapuk sebagai pengisi materi pada workshop yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Pendidikan FKIP ULM ini.

Baca: Ratu Kucing Amuntai Sering Disindir Tetangga, Lebih Baik Pelihara Kambing atau Sapi

Dijelaskan Fauzan, dari sekian banyak foto yang pernah dijepret, baik dengan smartphone ataupun dengan kamera professional, tidak banyak yang mampu mendapatkan feedback berupa penghasilan tambahan. Padahal seharusnya jika mengetahui caranya, semua itu tidaklah mustahil.

Menurut Fauzan, selama ini para penggemar fotografi masih terpaku pada pola pikir lama, bahwa fotografi hanya bisa menghasilkan uang jika telah menjadi fotografer profesional, entah itu sebagai fotografer jurnalistik di koran dan majalah, atau fotografer wedding dari studio-studio foto.

Baca: Live Streaming PSMS Medan Vs PSIS Semarang, Subangkit: Cukup Satu Poin!

Tidak banyak orang yang memahami tentang jualan foto melalui marketplace atau microstock. Melalui media tersebut, foto-foto yang biasa diposting di media sosial atau hanya tersimpan di harddisk dapat menjadi sumber investasi yang di kemudian hari dapat menjadi passive income setiap bulannya.

"Simpan aja dulu, nanti kalau pas diperlukan untuk tema atau tujuan tertentu bisa digunakan fotonya dan bukan tidak mungkin value nya besar," kata Fauzan.

Selain mengenai investasi melalui fotografi, Fauzan juga menjelaskan pentingnya peran media sosial bagi pengembangan minat fotografi, baik untuk media pembelajaran, maupun sebagai media promosi bagi karya-karya fotografi.

Pada kesempatan lain, pembicara berikutnya yaitu Ikhsan Effendi yang sehari-harinya berprofesi sebagai fotografer profesional, menjelaskan langkah-langkah dan tips bagaimana menjadi seorang fotografer wedding yang sukses.

Baca: Posting Foto Begini, Yesung Super Junior Dibilang Mirip Vampir oleh Follower-nya

Menurut Ikhsan, setiap profesi memerlukan kesungguhan dan keseriusan. Hal tersebut tergambar saat seorang fotografer harus mempersiapkan seluruh peralatan dan kelengkapan saat akan memotret wedding. Selain itu juga harus memiliki etika dan manajemen waktu yang baik.

Ketua Panitia Pelaksana, Barkatullah Amin, menyebutkan bahwa acara workshop ini adalah bagian dari program kegiatan Himpunan Mahasiswa Prodi Teknologi Pendidikan FKIP ULM Banjarmasin.

Acara ini sempat dibuka secara resmi oleh Kepala Program Studi Teknologi Pendidikan H Hamsi Mansur. Selain mahasiswa ada juga masyarakat umum yang ikut ambil bagian dalam workshop kali ini.

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help