Kriminalitas Tanahlaut

Pascapengeroyokan Guru, Personel Satpol PP Ditarik dari Lingkungan SDN Pelaihari 7

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahlaut, H Rudi Ismanto menjelaskan bahwa penjagaan personelnya berakhir pada Sabtu (7/10/2017).

Pascapengeroyokan Guru, Personel Satpol PP Ditarik dari Lingkungan SDN Pelaihari 7
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahlaut untuk Banjarmasin Post Group
Pascaheboh pengeroyokan orangtua siswa kepada seorang guru senior, Wakil Bupati Tanahlaut, Sukamta mengunjungi dan melihat suasana belajar mengajar di SDN Pelaihari 7 di Jalan Datu Daim, Kelurahan Pelaihari, Kamis (5/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pengamanan terhadap proses belajar mengajar di SDN Pelaihari 7 yang dilakukan personel Satpol PP Kabupaten Tanahlaut, disetop.

Itu karena suasana pascapengeroyokan dua orangtua siswa di sekolah itu terhadap guru kelas II bernama Suprihatin dinilai sudah kondusif.

Baca: Kepala SDN Pelaihari 7 Jamin Anak Pengeroyok Guru Tetap Bisa Belajar

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahlaut, H Rudi Ismanto menjelaskan bahwa penjagaan personelnya berakhir pada Sabtu (7/10/2017).

Baca: BI Bekukan Paytren, Yusuf Mansyur: Tidak Total, Hanya Terkait e-Money

"Sabtu itu terakhir anggota melakukan pengamanan. Senin, sudah tidak lagi karena situasinya aman dan terkendali," katanya dikonfirmasi, Sabtu (7/10/2017).

Sebelumnya, keberadaan penegak peraturan daerah di sekitar SDN Pelaihari 7 itu diakui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanahlaut, Abdillah merupakan permintaannya sebagai antisipasi gangguan terhadap proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

Selain itu, menyikapi kekhawatiran para guru di SDN Pelaihari 7 jika ada aksi balasan karena kasus itu diteruskan ke ranah hukum. SDN Pelaihari 7 memiliki 13 tenaga pendidikan hanya dua orang prianya, yaitu jabatan kepala sekolah dan guru olahraga.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanahlaut, Abdillah mengawal kasus itu hingga putusan pengadilan berkekuatan hukum sebagai efek jera agar tidak ada tindakan kesewenangan orangtua siswa terhadap para guru.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved