BanjarmasinPost/

Berita Banjarmasin

Pencemaran Air Lindi Tak Terbukti, Dinas LH Kalsel Tetap Minta Pagar TPA Basirih Ditinggikan

Pemeriksaan terhadap sampel air lindih di sungai belakang TPA Basirih sudah selesai dan hasilnya normal, tak ditemukan pencemaran.

Pencemaran Air Lindi Tak Terbukti, Dinas LH Kalsel Tetap Minta Pagar TPA Basirih Ditinggikan
Harian Banjarmasin Post Edisi Sabtu (7/10/2017) Halaman 17 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemeriksaan terhadap sampel air lindi di sungai belakang TPA Basirih sudah selesai dan hasilnya normal.

Namun Ketika tim melakukan pemantauan dan verifikasi lapangan pada 7 September lalu, dan konfirmasi ke kepala Desa Handil Bujur diduga pagar kurang tinggi sehingga air keluar dan meluap jika hujan.

"Karena itu saya berikan arahan kalau di lokasi sana harus ditinggikan. Itu saran sudah disampaikan, ke Kota Banjarmasin," kata Kadis Lingkungan Hidup Kalsel, Ikhlas Indar, Jumat (6/10).

Disebutkan dia, untuk hasil sampel di sungai adalah biasa dan tidak berbau kala itu. "Saat itu tidak ditemukan, dugaan tercemarnya kandungan kadmunuim. Dan di TPS Basirih kadniumnya memenuhi bakumutu. Hasil lab menunjukkan tidak bau," urai dia.

Hanya saja, dari laporan BLH setempat, bahwa air lindi di TPA masih jauh dari standar baku mutu.

"Yang BOD nya normalnya 150 ini ada sampai 300, yang COD nya 300 ini diketahui 600 lebih. Jadi bakteri oxigen demad nya masih melebihi baku mutu. Karena itu kami juga sampaikan saran agar air limbah di kelola dengan baik baik," katanya.

Baca juga: Resmi Dibekukan BI, Pimpinan Paytren Yusuf Mansyur Kalsel Tetap Ajak Masyarakat Jadi Anggota

Sementara sebelumnya, Tim dari Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel melakukan pengambilan sampel air sungai Handil Palung, Kamis (7/9) siang.

Pengambilan sampel air sungai ini berkaitan dengan adanya dugaan pencemaran air sungai di kawasan Kabupaten Banjar dari limbah TPA Basirih. Pengambilan sampel air dilakukan di beberapa titik TPA Basirih, seperti di sungai yang berada belakang rumah warga, air di dekat kolam pengolahan lindi dan air di TPA Basirih.

Asbiani, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kalsel yang hadir langsung di lokasi mengatakan, pihaknya memang sudah mendapatkan surat laporan dugaan pencemaran dari Pemkab Banjar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya ke lapangan untuk melihat langsung penanganan lindi di TPA Basirih. Dia mengatakan, secara kasat mata, pihaknya tak melihat adanya kebocoran lindi di kawasan tersebut.

“Wilayah TPA bila dilihat kasat mata bagus saja lingkungannya, dan tadi kami cek ke masyarakat sekitar, tidak ada keluhan juga dari warga. Dan terkait dugaan adanya kebocoran, hari ini juga tidak ada kami temukan," katanya.(*)

Baca lebih lengkap di Harian Banjarmasin Post Edisi Sabtu (7/10/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help