BanjarmasinPost/

Semasa Kecil Dr Sainul Suka Baca Opini

Wajar jika buku yang dimiliki Sainul jumlahnya cukup banyak. Soalnya, tak hanya dirinya yang suka membaca, tapi juga isteri dan anaknya.

Semasa Kecil Dr Sainul Suka Baca Opini
banjarmasin post group
Dr Sainul Hermawan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berkunjung ke rumah Dr Sainul Hermawan, mata langsung tersuguhi ribuan buku yang tersusun rapi di rak yang berjumlah 12 unit.

Buku-buku itu tertata sesuai tema seperti bahasa dan sastra, budaya, agama, politik, pendidikan, dan lainnya.

Wajar jika buku yang dimiliki Sainul jumlahnya cukup banyak. Soalnya, tak hanya dirinya yang suka membaca, tapi juga isteri dan anaknya.

"Bila kami ke toko buku, sekali belanja bisa menghabiskan uang hingga Rp 2 juta,” ucapnya, Sabtu (07/10/2017).

Meski begitu, Sainul mengaku dirinya tak pernah menyiapkan anggaran khusus untuk membeli buku. Umumnya ia membeli buku secara spontan ketika melihat ada isi buku yang menarik yang di lokasi pameran buku maupun di toko buku.

“Ya kalau kebetulan ada buku yang bagus, spontan aja saya membelinya. Jadi, sifatnya situasional saja,” tandas dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, ini.

Lelaki kelahiran Kepulauan Raas (Jawa Timur) 13 Maret 1973 ini suka membaca sejak masih anak-anak.

"Saya masih ingat kala itu transportasi di kampung masih sangat sulit. Padahal kala itu saya sangat suka membaca, tapi susah mendapatkan buku," paparnya.

Kebetulan ibundanya berdagang dan setiap Minggu mendapat kiriman koran bekas. Koran itu dibentuk segitiga dan biasanya digunakan untuk sapu tangan.

Sebagian koran itu ia baca dan artikel yang paling ia sukai adalah tulisan opini orang-orang hebat Tanah Air.

"Setiap ada tulisan opini di koran itu pasti saya gunting agar lebih nyaman membacanya. Meski saya tidak mengerti isi tulisannya, tapi saya tak pernah bosan membacanya," tandasnya.

Lantaran sangat susah mencari buku di kampung halamannya pada era 1970-an, ketika Sainul kecil melintasi sebuah kantor pemerintah, ia tertegun melihat tumpukan buku.

"Saya mellihat banyak buku bacaan menumpuk di dalam kantor tersebut," ucapnya

Selengkapnya simak di koran Banjarmasin Post edisi, Minggu (08/10/2017).

(syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Idda Royani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help