Kriminalitas Kabupaten Kotabaru

Yamin Resmi Ditahan Penyidik, Soal 28.000 Butir Zenith, Sempat Berikan Keterangan Berbelit-belit

Setelah menjalani proses penyidikan di Satuan Reserse dan Narkoba (Satres Narkoba) Polres Kotabaru, Muhammad Yamin resmi ditahan penyidik

Yamin Resmi Ditahan Penyidik, Soal 28.000 Butir Zenith, Sempat Berikan Keterangan Berbelit-belit
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Beberapa anggota saat mengamankan karung berisi zenith dari rumah tersangka Muhammad Yamin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Setelah menjalani proses penyidikan di Satuan Reserse dan Narkoba (Satres Narkoba) Polres Kotabaru, Muhammad Yamin resmi ditahan penyidik, Sabtu (7/10/2017) siang.

Selama dalam proses penyidikan, tersangka memberikan keterangan berbelit-belit dan tidak mengakui terlebih asal muasal puluhan ribu butir obat keras jenis Carnophen alias Zenith.

Namun penyidik tetap melakukan penahanan terhadap tersangka, karena penyidik satres narkoba memiliki alat bukti dan saksi yang cukup meneruskan kasus tersebut ke pengadilan.

Baca juga: Bupati Kukar Rita Widayasari Jadi Penghuni Gedung Merah Putih KPK Usai Diperiksa Selama 9 Jam

"Berbelit-belit. Tapi gak masalah meskipun dia (tersangka) tetap tidak mengaku," kata Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto Sik melalui Kasat Narkoba AKP Margono, Sabtu (7/10/2017).

Sebelumnya Yamin ditangkap saat rumahnya di Jalan Singabana, RT 06, Gang Sebatung, Kecamatan Pulaulaut Utara digerebek anggota satnarkoba, Sabtu kemarin.

Kepada petugas Yamin pun kekeuh tidak mengakui lima buah karung bekas berisi puluhan ribu butir zenith, itu miliknya.

Baca juga: Resmi Dibekukan BI, Pimpinan Paytren Yusuf Mansyur Kalsel Tetap Ajak Masyarakat Jadi Anggota

Yamin yang juga sempat berkeras kepada petugas, tetap tidak mengakui walau 280 bok atau sekitar 28.000 butir zenith siap edar itu ditemukan di dalam rumahnya.

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved