Kriminalitas Hulu Sungai Tengah

Heboh Terungkapnya Pemasok Zenith, Warga Barabai Berharap Dihukum Berat

Ihwani, anggota grup lainnya berharap, agar tindak lanjut pengungkapan kasus tersebut dikawal masyarakat, tokoh agam hingga LSM dan media.

Heboh Terungkapnya Pemasok Zenith, Warga Barabai Berharap Dihukum Berat
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Tumpukan karung berisi obat daftar G di gudang Jalan A Yani Km 5 yang digerebek jajaran Polda Kalsel..jpg 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Terungkapnya pengedar besar obat carnophen atau zenith senilai Rp 10, 6 miliar lebih dengan barang bukti 336 kolo di Banjarmasin, disambut gembira warga Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Selama ini, peredaran zenith di HST masih marak, meski pihak Polres HST terus berupaya memberantasnya dengan intens melakukan razia.

“Ternyata orang dalam (anggota Polri) juga biang penjahatnya. Salut untuk Unit Resmob Polda Kalsel, yang berhasil membongkar kejahatan ini,” komentar satu warga, melaui Group Ungen Murakata, Minggu (8/10/2017).

Ihwani, anggota grup lainnya berharap, agar tindak lanjut pengungkapan kasus tersebut dikawal masyarakat, tokoh agam hingga LSM dan media.

Baca: Polda Kalsel Gerebek Gudang Zenithdi Jalan A Yani Km 5, Beberapa Pembeli Turut Diamankan

“Khususnya dalam penegakkan hukumnya, hingga pemusnakan barang buktinya. Jangan sampai barang buktinya nanti juga ada yang menyalahgunakan,” kata Ihwani.

“Kasus ini kan diduga melibatkan oknum anggota Polri, oknum habaib hingga warga biasa. Sebagai warga, kita berharap jangan sampai hukumannya lebih ringan dari pelaku-pelaku yang tertangkap di daerah kita, yang barang buktinya puluhan saja,” tambah Izay, warga lainnya.

Baca: Sangar, Video Penggerebekan Gudang Zenith oleh Resmob Polda Kalsel

Warga merasa heran, bagaimana barang illegal sebanyak tersebut bisa lolos ke Banjarmasin, hingga menyebar ke berbagai daerah di Kalsel. Warga juga berharap, kepolisian segera menangkap pabrik yang memproduksinya.

“Jika pabrik yang memproduksi dan pengedar-pengedar besar tertangkap, setidaknya obat tersebut tak lagi beredar di daerah kita,” ungkap Adi, warga Barabai lainnya.

HST merupakan salah satu daerah sasaran peredaran zenith. Salah satu pengedar cukup besar yang telah tertangkap, adalah Hamsyah (40), warga Desa Rasau, Kecamatan Barabai, HST, 22 Juli 2017 lalu. Adapun barang bukti yang disita Polres HST, berupa 84 ribu butir zenith/carnophen, yang ditemukan di dapur rumahnya oleh Satres Narkoba Polres HST.

Penulis: Hanani
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help