BanjarmasinPost/

Berita Tanahlaut

Ini Lho Asyiknya, Maban di Pesisir Pantai Batakan

Sebanyak 137 mahasiswa baru Himpunan Mahasiwa Elektro Politeknik Banjarmasin, melaksanakan kegiatan malam keakraban atau Maban

Ini Lho Asyiknya, Maban di Pesisir Pantai Batakan
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Ratusan mahasiswa baru Himpunan Mahasiwa Elektro Politeknik Banjarmasin, melaksanakan kegiatan malam keakraban atau Maban di pesisir pantai Batakan, Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut, Minggu (8/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sebanyak 137 mahasiswa baru Himpunan Mahasiwa Elektro Politeknik Banjarmasin, melaksanakan kegiatan malam keakraban atau Maban di pesisir pantai Batakan, Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut, Minggu (8/10/2017).

Ravina Safitri, bagian publikasi dan dokumentasi panitia Maban mengatakan kegiatan berlangsung dua hari satu malam.

Saat tiba di pesisir Pantai Batakan, mereka mendirikan tenda dan membuat zona batas dengan tali rapia. Kantong plastik hitam besar disiapkan untuk tempat sampah.

Baca juga: Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2018 - Prancis Kembali ke Puncak Klasemen Usai Kalahkan Bulgaria

"Kegiatan malam keakraban berlangsung di pesisir pantai. Ini kali pertama kami melaksanakan di pesisir. Sebelumnya di dekat villa," katanya.

Kegiatan para mahasiswa pagi hari itu, diawali kegiatan bina desa dan bakti sosial. Bina desa mengunjungi sekolah madrasah Tsanawiyah di Desa Batakan.

"Tahun ini, bina desa dilaksanakan prodi teknik informatika. Kami mengajarkan cara membuat blok dan mengenalkan website," katanya.

Kemudian bakti sosialnya melakukan penanaman bibit pohon mahoni sebanyak 100 batang pohon di dekat jembatan, sebelum masuk areal pesisir pantai Batakan.

Baca juga: Beberapa Sekolah Minim Siswa, Ini Solusi dan Saran dari Kepala Disdik HSU

Dipilihnya pesisir pantai Batakan itu diakui Vina karena sudah rutin. Bina sendiri mengaku semester lima, awalnya Maban juga di pantai Batakan.

"Kalau di pantai lain, Kami tidak akrab dengan warga pesisir dan perlu adaptasi lagi. Kalau saat ini karena setiap tahun sudah biasa dan pengawasan mahasiswa baru dibantu warga," katanya.

Akbar, juga panitia Maban membenarkan pilihan pesisir pantai Batakan itu karena sudah akrab dengan warga pesisir di Desa Batakan.

"Bukannya tidak mau lokasi pantai lain. Cuma kalau di pantai Batakan mudah koordinasi," katanya.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help