BanjarmasinPost/
Home »

Video

Berita Kabupaten Banjar

NEWSVIDEO: Bertahan Jualan Rebana Demi Meneruskan Usaha Mertua

Penjualan perlengkapan rebana di Desa Antasan Senor, Martapura Timur, Kabupaten Banjar, mulai menurun tergerus zaman.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kabupaten Banjar dikenal sebagai julukan kota Serambi Mekkah sejak zaman kerajaan Banjar di Kalimantan Selatan.

Kentalnya nilai-nilai Islami yang dipegang masyarakatnya sebagai tuntutan hidup menjadi salah satu alasan, ulama dan umara terdahulu menyematkan gelar tersebut.

Di Desa Antasan Senor, Martapura Timur, Kabupaten Banjar, dapat ditemui penjual-penjual rebana. Di sana menjual lengkap dengan berbagai jenis alat musik pukul lainnya, hanya saja keberadaan berangsur tergerus di tengah pesatnya teknologi.

Yasiroh misalnya, kini ia memilih bertahan menjual rebana lantaran meneruskan usaha sang mertua, yang dahulunya merupakan pengrajin rebana.

Namun lantaran ayahnya, H Sayuti kini sudah tiada dan tak ada penerus, sehingga mereka pun hanya menerima jasa perbaikan rebana saja.

Disinggung mengenai penghasilan, Yasiroh juga tidak menampik saat ini berangsur semakin sulit. Bagian demi menjual belasan rebana pihaknya harus menunggu satu bulan lamanya.

"Kalau dulu pas lagi rame, bahkan hampir tiap hari selalu ada terbeli, biasanya mereka bisa ambil perbiji atau borongan," ujarnya.

Namun menurut Yasiroh, hal tersebut kini seolah tinggal kenangan. Berubahnya kebiasaan masyarakat khususnya remaja yang lebih menggunakan gadget, menjadi satu alasan sepinya penjualan rebana.

" Sehingga kini Maulid Habsy pun tidak lagi ramai diminati remaja. Melainkan mereka lebih menyukai bermain gadget dari pada kegiatan keagamaan seperti maulid Habsy atau lainnya," ungkap warga Antasan Senor Ilir tersebut. (*)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help