Berita HST

DPRD HST Setuju Perubahan APBD 2017, Pendapatan Ditarget Naik Menjadi Rp 1,2 Triliun

DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, akhirnya menyetujui perubahan APBD 2017.

DPRD HST Setuju Perubahan APBD 2017, Pendapatan Ditarget Naik Menjadi Rp 1,2 Triliun
banjarmasinpost.co.id/hanani
Penandatanganan MoU KUA-PPAS APBD 2018 Pemkab HST 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, akhirnya menyetujui perubahan APBD 2017.

Perubahan melalui Raperda APBD-P 2017 itu disampaikan Senin (9/10/2017), melalui Rapat Paripurna DPRD HST dengan Pemkab HST, yang dilanjutkan penandatangan berita acara persetujuan oleh Ketua DPRD Saban Effendi, dengan Bupati HST H Abdul Latif.

Selanjutnya, perubahan anggaran 2017 itu disampaikan kepada Gubernur Kalsel, untuk dievaluasi. Baik pemerintah kabupaten maupun DPRD berharap, proses evaluasi bisa lebih  cepat, agar Raperda RAPBD-P tersebut  bisa disahkan sebagai perda. Apalagi, sisa waktu tahun anggaran cukup singkat, sampai Desember 2017.

Sebelumnya, juru bicara Badan Anggaran DPRD HST, Supriadi mengungkapkan, dewan menyadari di tengah kondisi keuangan yang cukup berat, Pemkab HST berupaya menghadapi kondisi tersebut, dalam APBD-P 2017 dengan mempertimbangkan aspek legalitas, objektivitas serta kemampuan pelaksanaannya.  

“Oleh karenanya, Banggar DPRD menyetujui perubahan tersebut, sesuai yang telah disepakati bersama,”kata Supriadi.

Pada APBD-P 2017, semula pendapatan Rp 1.144.074.901.404, bertambah sebesar Rp 75.015.414.839 sehinga menjadi Rp  1. 219.090.316.243. Sedangkan pada belanja, semula Rp 1.359.200.257.412 berkurang Rp 22.512.609.256.  Jumlah belanja setelah perubahan, Rp 1.336.687.648.156, sehingga surplus defisit setelah perubahan menjadi Rp 117.597.331.913.

Adapun belanja langsung, dari sebelumnya  Rp 711.381.907.808 berkurang Rp  11, 116.471356, sehingga setelah perubahan menjadi Rp 700.265.436.452. Belanja langsung yang mendapat pemangkasan tersebut, pada Dinas PU. Sedangkan dinas-dinasnya, pemangkasan lebih banyak ke belanja pegawai.

Bupati HST, H Abdul Latif sebelumnya mengatakan, dalam kondisi penurunan kemampuan keuangan daerah tersebut, tim anggaran Pemkab HST telah membuat konsep keakuratan, berupa efesiensi belanja aparatur yang bersifat rutin. Namun,  tanpa menunda beberapa pekerjaan strategis yang menjadi prioritas.“ Tentu ada hal yang harus dikorbankan,”katanya.

Terkait KUA-PPAS APBD 2018, Banggar DPRD HST mengimbau Pemkab HST, agar penyempaian RAPBD 2018 lebih tepat waktu, sesuai aturan Mendagri, sehingga pembahasan dan kesepakatannya bisa dilaksanakan lebih cepat dan tak mepet deadline.

“Jika itu dilakukan, berdampak positif terhadap percepatan pelaksanaan program pembangunan serta pelayanan terhadap masyarakat,”kata Supriadi. (*)

 
Attachments area


Click here to Reply, Reply to all, or Forward

10.02 GB (66%) of 15 GB used
Manage
Terms - Privacy
Last account activity: 4 minutes ago
Details

 
People (3)

hana hanani
hana1112.bpost@gmail.com

Recent photos

Show details

 
 

Penulis: Hanani
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved