BanjarmasinPost/

Kriminalitas Banjarmasin

Iptu Mahmuda Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Penggerebekan Gudang Zenith di A Yani

Polda Kalsel, Senin (9/10/2017), menetapkan Iptu Mahmuda sebagai tersangka dalam kasus penggerebekan gudang obat daftar G di Jalan A Yani

Iptu Mahmuda Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Penggerebekan Gudang Zenith di A Yani
whatsapp
Penggerebekan gudang obat daftar G di Jalan A Yani Km 5,5 Banjarmasin Minggu 8 Oktober 2017 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -Tim penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Kalsel, Senin (9/10/2017),  menetapkan Iptu Mahmuda (sebelumnya Mahmudah,Red) sebagai tersangka dalam kasus penggerebekan gudang obat daftar G di Jalan A Yani Km 5,5, Banjarmasin,

Direktur Kriminal Umum Kombes Sofyan Hidayat , Senin (9/10) siang ketika dikonfirmasi mengatakan sang oknum Iptu M telah ditetapkan sebagai tersangka. Ketika disinggung mengenai peran Iptu Mahmuda dalam bisnis obat seharga Rp10 miliar itu, Sofyan belum bisa berkomentar banyak.

Dia berlasan, penyidik masih melakukan pengembangan penyidikan dan ini masih perlu waktu. "Untuk perkembangan kasus ini termasuk peran orang-orang yang diamankan masih dalam pemeriksaan anggotanya," kata Sofyan.

Info diperoleh, Iptu Mahmuda sendiri menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik selain para pembeli yang datang dan diamankan di lokasi di Jalan A Yani Km. 5,5 No414 Banjarmasin Selatan. Selain itu ia sempat dimintai keterangan awal oleh Propam tentang keberadaannya di lokasi.

Baca juga: Propam Amankan Iptu Mahmudah, Begini Kronologi Penggerebekan Gudang Obat Daftar G di A Yani

Pantauan di Polda Kalsel, para pembeli sendiri masih berada di satu ruangan Kriminal Umum namun keberadaan Iptu Mahmuda tak terlihat meski beredar kabar ia masih menjalani pemeriksaan di satu ruangan.

Sementara itu untuk barang bukti berupa 366 koli carnophen zenit sudah berada di Polda Kalimantan Selatan meski belum dibongkar. Obat-obat ini masih berada di truk fuso bernomor BA 8137 AI yang diparkir di dekat Masjid Al Muhtadin Polda Kalsel.

Muatan truk tersebut ditutupi terpal dan diikat kemudian masih terlihat garis polisi (police line).

Terpisah, info diperoleh, penyidik tak hanya mengembangkan penyidikan dengan memintai keterangan, kabarnya beberapa penyidik saat ini tengah turun ke lapangan melakukan penyidikan tambahan.

Baca juga: Pasca Penggerebekan Gudang Obat di A Yani, Muncul Nama Perempuan Berinisial D

Sebelumnya, jajaran Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Kriminal Umum Polda Kalsel menggerebek sebuah gudang penyimpanan obat di Jalan A Yani Km5,5 no 414, tepatnya di samping Toko Lima Cahaya, Minggu (8/10) sekitar pukul 03:30 Wita. Dalam penggerebekan itu, petugas menemukan sebanyak 366 koli obat daftar G yang diperkirakan seharga Rp 10 miliar lebih.

Petugas juga menemukan Iptu Mahmuda serta sejumlah pembeli yang datang untuk mengambil barang pesanan. (*)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help