BanjarmasinPost/
Home »

Video

Berita HSS

NEWSVIDEO: Hebat! Sarjana di Jepang Ini Tinggalkan Pekerjaan di Bank, Mengabdi di Sekolah Terpencil

Jihan Tika Aryani, lulusan Strata satu (S1) Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang,memutuskan mengabdi di Sekolah SDN Baru Daha Barat HSS

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Jihan Tika Aryani, lulusan Strata satu (S1) Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang memutuskan meninggalkan pekerjaannya di Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI) Jakarta demi bisa menjadi pengajar muda yang tergabung di Indonesia Mengajar.

Saat ini, Jihan mengabdi di Sekolah SDN Baru di Desa Baru Kecamatan Daha Barat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sejak Juli 2017 hingga Juni 2018 mendatang.

Berada dizona nyaman, Jihan rela mengabdi selama satu tahun untuk memberikan ilmunya kepada siswa yang berada di desa terpencil.

Perempuan kelahiran Bogor, 4 Desember 1993 memang bukan lulusan sarjana pendidikan, melainkan sarjana managemen dan bisnis. Namun dia mampu memberikan materi pelajaran di SDN Baru dengan cukup baik.

Metode mengajar yang digunakan cukup variatif. Baik itu saat mengajar di dalam kelas hingga membawa para siswa belajar di luar kelas.

Dia melakukan variasi mengajar seperi menggunakan media gambar, mendongeng hingga menyanyi. Sehingga tidak membuat bosan para siswanya.

Jihan yang juga pernah mengikuti pertukaran pelajar di Columbus High School, Amerika Serikat (AS) mengaku awalnya cukup sulit beradatasi dengan lingkungan dan para murid di sekolahnya.

Apalagi dia harus mengajar untuk siswa kelas satu yang berjumlah 17 siswa. Apalagi, akses dan fasilitas di tempatnya mengajar cukup terbatas. Termasuk bahasa hulu sungai yang cukup kental yang menjadi bahasa para muridnya.

Namun semangat para siswa SDN Baru dalam menuntut ilmu, menjadi motivasi lebih baginya. Sehingga, semuanya dijalani dengan semangat dan rasa senang bisa berbagi ilmu di SDN Baru.

Selama dia mengabdi di SDN Baru, dia harus tinggal menumpang di bagian sudut perpustakaan sekolah yang disulapkan menjadi tempat tinggal sederhana.

"Awalnya memang susah, namun saat ini rasanya senang sekali. Semangat belajar siswa menjadikan saya termotivasi dan bersemangat dalam mengajar," katanya, kemarin.

Selama kurang lebih tiga bulan mengabdi di SDN Baru, Jihan mengaku salut dan bangga dengan para siswa di SDN Desa Baru. Dia menyebut siswanya merupakan anak-anak yang tangguh.

"Dari segi kemampuan siswa, mereka tidak kalah dengan anak kota atau anak-anak yang ada di luar negeri," pujinya kepada siswanya. (*)

Penulis: Aprianto
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help