BanjarmasinPost/

Berita Banjarmasin

Pasca Penggerebekan Gudang Obat di A Yani, Muncul Nama Perempuan Berinisial D

im Resmob Polda Kalsel mengamankan seorang perwira Polri Iptu Mahmudah saat melakukan penggerebekan gudang obat daftar G di Jalan A Yani

Pasca Penggerebekan Gudang Obat di A Yani, Muncul Nama Perempuan Berinisial D
whatsapp
Penggerebekan gudang obat daftar G di Jalan A Yani Km 5,5 Banjarmasin Minggu 8 Oktober 2017 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tim Resmob Polda Kalsel mengamankan seorang perwira Polri Iptu Mahmudah saat melakukan penggerebekan gudang obat daftar G di Jalan A Yani Km 5,5 Banjarmasin, Minggu (8/10/2017) sekitar pukul 03.00 Wita.

Iptu Mahmudah pernah bertugas di bagian humas Polresta, Ditsabhara dan baru dipindah ke Polres Amuntai. Oleh petugas Provost Polda Kalsel, Mahmudah digiring ke Mapolda Kalsel untuk menjalani pemeriksaan terkait keberadaan di ruko Carnophen tersebut.

Selain Iptu Mahmudah yang diduga terlibat mengatur bisnis obat daftar G itu, menurut pengakuan Arif yang diamankan tim Resmob dalam penggerebekan, ada seorang perempuan berinsial D yang datang ke ruko sebelum penggerebekan. Diduga perempuan itu adalah sang pemilik barang yang disita polisi.

“Siapa pemilik barang terlarang itu, kami kurang mengetahuinya. Namun ada seseorang wanita berinsial D yang datang ke ruko. Ibu D sendiri jarang datang ke sini,” ujarnya.

Baca juga: Propam Amankan Iptu Mahmudah, Begini Kronologi Penggerebekan Gudang Obat Daftar G di A Yani

Sementara Kanit Resmob Polda Kalsel Kompol Didik Subiyakto, yang ditemui di TKP, mengatakan dari hasil perhitungan pihaknya, barang bukti yang mereka sita sebanyak 366 koli dan jumlahnya 7.320.000 butir.

“Kalau diuangkan, satu kilo harganya Rp 2,9 juta, maka total uang sekitar Rp 10 miliar lebih," ujar Didik.

Baca juga: Diamankan Saat Penggerebekan, Ini Peran Iptu Mahmudah Dalam Bisnis Obat Daftar G di A Yani

Carnophen ini, kata Didik, akan diedarkan di wilayah Kalsekteng. “Siapa pemiliknya, masih kami kembangkan. Namun kami sudah mengamankan sembilang orang yang berada di ruko tersebut,” ujarnya.

AKBP Decky tidak menampik adanya oknum Polri yang diamankan dan dibawa ke Propam Polda. “Keterlibatan oknum tersebut sedang dalami. Yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan,” ujarnya.(*)

(banjarmasinpost.co.id/irfani rahman)

Baca lebih lengkap di Harian Metro Banjar Senin (9/10/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help