BanjarmasinPost/
Home »

Video

NEWSVIDEO

Takut Padinya Rusak Karena Terendam, Petani di Muaraharus Terpaksa Panen Lebih Awal

Selain itu, potongan batang padi yang masih basah dan sudah berbuah juga banyak yang ditumpuk di tepi jalan.

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Tumpukan gabah yang masih basah nampak terlihat digelar di atas ruas jalan Desa Padangin dan Desa Madang, Kecamatan Muara Harus, Kabupaten Tabalong, Selasa (10/10/2017) sore.

Selain itu, potongan batang padi yang masih basah dan sudah berbuah juga banyak yang ditumpuk di tepi jalan.

Potongan batang padi itu baru saja dipanen warga karena sawah mereka yang terendam.

Bahkan saat itu terlihat masih banyak warga baik, laki-laki maupun perempuan yang berendam untuk memanen padinya.

Mereka melakukan hal itu karena takut padi yang sudah ditanam sejak beberapa bulan lalu rusak akibat terendam.

Seperti diakui Sahri (55) warga Desa Madang RT.1 Kecamatan Muara Harus, mengatakan, dirinya terpaksa memanen lebih awal karena padi miliknya terendam.

"Tiga hari sudah terendam, makanya dipanen cepat, seharusnya setengah bulan lagi. Jadi ini sedapatnya aja dipanen," ujar Sahri.

Disampaikannya, apabila dalam kondiso normal, hasil padi yang didapatkan bisa sampai 150 blek, kalau saat ini mungkin cuma bisa didapat sekitar separuhnya.

Selain itu, karena bekas terendam ini beras yang dihasilkan kualitasnya juga berpengaruh karena akan remuk.

"Kalau padinya baru, sudah dipastikan akan rusak hasilnya," katanya.

Halaman
12
Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help