BanjarmasinPost/
Home »

Bisnis

» Makro

Ekonomi dan Bisnis

Terkait Masalah Vital Ini, Apkomindo Bakal Kirimkan Surat Keluhan ke Pemerintah Pusat

Dijelaskan Ketua Apkomindo Kalsel Sukandar, surat ini ditujukan sebagai bentuk keluhan para pengusaha lokal yang kesulitan hal ini

Terkait Masalah Vital Ini, Apkomindo Bakal Kirimkan Surat Keluhan ke Pemerintah Pusat
Achmad Maudhody
Salah satu penjual produk komputer di Kota Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Kalimantan Selatan (Kalsel) berencana akan kirimkan surat ke Pemerintah Pusat terlait keluhan mengenai peraturan e purchasing melalui e katalog untuk pengadaan barang teknologi informasi (TI).

Dijelaskan Ketua Apkomindo Kalsel Sukandar, surat ini ditujukan sebagai bentuk keluhan para pengusaha lokal yang kesulitan untuk masuk ke e katalog yang dikelola Lembaga Kebijakan Pegadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan bersaing dengan pengusaha berskala besar.

Ia menilai jika peraturan ini memang juga mewajibkan pemerintah daerah melakukan pengadaan barang melalui e katalog tentu akan tidak efisien. Karena saat ini hanya ada beberapa vendor yang terdafar resmi di e katalog dan mereka berlokasi di Jakarta.

“Kami mengerti esensi peraturan ini adalah untuk menghindari mark up harga agar belanja negara lebih efisien. Tapi kalau belanja pemerintah daerah semua ke pusat pengusaha lokal bisa gulung tikar,” kata Sukandar.

Ia berharap e katalog bukan merupakan jalan satu satunya pemerintah daerah melakukan pembelian.

Sukandar berharap jika memang persoalan harga yang menjadi pertimbangan utama, maka harga di e katalog bisa dijadikan referensi untuk para pengusaha lokal agar tidak menetapkan harga yang berbeda jauh dari e katalog sehingga pembelian bisa dilakukan di daerah.

Menurutnya pembelian pengadaan langsung di daerah memiliki beberapa keunggulan, utamanya adalah layanan purna jual.

Pengusaha memberikan layanan purna jual seperti layanan instalasi, pengurusan garansi dan jaminan toko untuk penukaran barang cacat.

Pelayanan dari toko lokal juga otomatis lebih cepat karena dekat baik untuk urusan servis atau kendala lainnya.

“Kalau semua dikirim dari Jakarta kan sulit, ada barang cacat dikirim ulang, ada barang rusak dikirim ulang dan lain sebagainya,” kata Sukandar.

Karena itu ia berharap melalui surat keluhan ini pemerintah pusat bisa membuka dialog dengan para pengusaha lokal, karena masalah ini tidak hanya terjadi di Kalsel melainkan hampir di semua daerah di Indonesia.

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help