BanjarmasinPost/

Kriminalitas Banjarmasin

Zenith Seharga Rp10 Miliar Masih Berada di Truk, Penyidik Tetapkan Perwira Jadi Tersangka

Direktur Kriminal Umum Kombes Sofyan Hidayat , ketika dikonfirmasi mengatakan sang oknum Iptu M telah pihaknya tetapkan sebagai tersangka.

Zenith Seharga Rp10 Miliar Masih Berada di Truk, Penyidik Tetapkan Perwira Jadi Tersangka
irfani rahman
Barang bukti Zenith di Truk yang di parkir di Polda Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Keterlibatan Iptu Mahmuda (bukan Mahmudah), dalam penemuan 366 koli obat tanpa izin edar Carnophen alias Zenith tampaknya menguat. Ini setelah dilakukan pemeriksaan intensif oleh penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan terhadapnya.

Bahkan pada Senin (9/10) penyidik telah menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus ini.

Direktur Kriminal Umum Kombes Sofyan Hidayat , ketika dikonfirmasi mengatakan sang oknum Iptu M telah pihaknya tetapkan sebagai tersangka.

Namun ketika disinggung mengenai perannya dalam masalah obat seharga Rp10 miliar ini, Sofyan belum bisa berkomentar banyak.

Alasannya pihak penyidik masih melakukan pengembangan penyidikan dan ini masih perlu waktu. Untuk perkembangan kasus ini sendiri masih dalam pemeriksaan pihaknya.

"Yang jelas kasus ini masih berproses dan pihaknya juga terus melakukan penyidikan dan barang bukti pun telah pihaknya bawa ke Polda Kalimantan Selatan. Peran masih-masing orang yang pihaknya amankan sendiri masih pihaknya dalami lebih lanjut," jelasnya.

Pantauan Metro Banjar, untuk barang bukti berupa 366 koli carnophen zenit sudah berada di Polda Kalimantan Selatan meski belum dibongkar. Dimana obat-obat ini masih berada di truk fuso bernomor BA 8137 AI yang diparkir didekat Masjid Al Muhtadin Polda Kalsel.

Agar tak basah jika turun hujan, muatan truk berupa obat tersebut ditutupi terpal dan diikat kemudian masih terlihat garis polisi (police line) di terpal tersebut.

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help