Berita Banjarmasin

Kacong Masuk DPO, Polsek Reka Ulang Kasus Pembunuhan yang Tewaskan Ahmad Yunani

Mengingat kejadian perkelahian yang sebelumnya terjadi di Jembatan VI, Pekapuran, Kelurahan Karang Mekar, Banjarmasin Timur

Kacong Masuk DPO, Polsek  Reka Ulang Kasus Pembunuhan yang Tewaskan Ahmad Yunani
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Polsek Banjarmasin Timur Reka Ulang Kasus Pembunuhan yang Renggut Nyawa Ahmad Yunani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mengingat kejadian perkelahian yang sebelumnya terjadi di Jembatan VI, Pekapuran, Kelurahan Karang Mekar, Banjarmasin Timur, Polsekta Banjarmasin Timur lakukan reka ulang kejadian tersebut, Rabu (11/10/2017).

Dimana pada insiden yang terjadi Kamis (31/8/2017) tersebut menewaskan Ahmad Yunani (26) dan korban luka Haris Munandar.

Dari rekontruksi ulang, kejadian bermula kedatangan tersangka, Kacong alias Surat bersama temannya Hendra ke rumah korban, akibat utang piutang tersangka yang awalnya ditagih oleh korban.

Baca juga: Ada 7 Fakta Penggerebekan Pasangan Mesum di Musala, No 5 Sudah Kebelet dan Main Berdiri Pun Oke

Namun tak diduga, kedatangan Kacong dan temannya disambut oleh Ahmad Yunani dan Haris Munandar sembari membawa senjata tajam. Akibat tersinggung dan sempat terjadi pengejaran, tersangka pun kembali ke rumah mengambil senjata tajam yaitu tombak dan pedang.

Penyerangan kembali dilakukan oleh Kacong dan Hendra ke rumah Ahmad Yunani. Sempat terjadi adegan kejar-kejaran, hingga perkelahian yang menyebabkan meninggalnya Ahmad Yunani pascadapatkan luka tusuk tombak dari Kacong.

Ketika melakukan rekontruksi tersebut, korban diperankan oleh model dan tersangka Kacong pun juga diperankan oleh model.

Baca juga: Mereka Istri Konglomerat Indonesia, Semuanya Cantik, Tapi Nomor 3 Paling Fenomenal

Kapolsek Banjarmasin Timur, Kompol Uskiansyah melalui Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Timur, Iptu H Timuryono mengatakan saat ini tersangka Kacong masih menjadi target operasi.

"Dua dari tiga tersangka telah ditangkap dan sini Kacong masuk daftar pencarian orang. Sejauh ini pula kasus masih dalam penyelidikan kepolisian," ucap Timuryono.

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved