Kriminalitas Tanahlaut

Kesal Anak Dipukuli Pakai Sapu Lidi, 2 Wanita Keroyok Ibu Guru, Hukuman Pun Menghadang

Menurut Iwan, kedua tersangka itu melanggar pasal 170 KUH Pidana yang ancamannya tujuh tahun penjara.

Kesal Anak Dipukuli Pakai Sapu Lidi, 2 Wanita Keroyok Ibu Guru, Hukuman Pun Menghadang
mukhtar wahid
Inilah dua tersangka pengeroyok Suprihatin, guru SDN Pelaihari 7 saat berada di sel rumah tahanan Polres Tanahlaut, Rabu (11/10/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Dua perempuan, Mawarti (32) dan Hidayanti (18) ditetapkan polisi sebagai tersangka pelaku pengeroyokan terhadap korban, Suprihatin, guru SDN Pelaihari 7, Kabupaten Tanahlaut, Kalsel.

Itu dikatakan Wakapolres Tanahlaut, Kompol Iwan Hidayat kepada sejumlah wartawan di Aula Rupatama Mapolres Tanahlaut, Rabu (11/10/2017).

Menurut Iwan, kedua tersangka itu melanggar pasal 170 KUH Pidana yang ancamannya tujuh tahun penjara.

Kedua tersangka itu kesal dengan korban karena menerima pengaduan anaknya bahwa sering dimarahi dan dipukul korban dengan sapu lidi.

Seperti diwartakan kasus pengeroyokan itu terjadi Rabu (4/10/2017) sekitar pukul 08.30 Wita. Korban yang hendak membuka pagar teralis pintu gerbang sekolah dicegat kedua pelaku.

Warga setempat hebohkan karena kedua tersangka yang merupakan warga Jalan Datu Daim, memegang lengan korban hingga berdarah dan mengejar korban hingga di dalam ruang dewan guru di SDN Pelaihari 7.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved