BanjarmasinPost/
Home »

Bisnis

» Makro

Ekonomi dan Bisnis

OJK Gandeng Mahasiswa Jadi Agen Edukasi

Caranya, OJK memberikan pengetahuan, pemahaman dan keahlian menjelaskan terkait jasa keuangan kepada para mahasiswa

OJK Gandeng Mahasiswa Jadi Agen Edukasi
Achmad Maudhody
Para mahasiswa saat mengikuti sebuah kegiatan yang digelar OJK Regional IX Kalimantan beberapa waktu lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Untuk terus genjot peningkatan literasi dan inklusi jasa keuangan di Kalimantan Selatan (Kalsel), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IX Kalimantan menjadikan kalangan mahasiswa sebagai agen edukasi jasa keuangan di masyarakat.

Caranya, OJK memberikan pengetahuan, pemahaman dan keahlian menjelaskan terkait jasa keuangan kepada para mahasiswa yang akan melakukan kegiatan kuliah kerja nyata (KKN).

Pengetahuan dan pemahaman jasa keuangan yang diajarkan termasuk jasa keuangan perbankan, pasar modal dan jasa keuangan dari industri keuangan bukan bank termasuk asuransi, pembiayaan dan yang lainnya.

Diharapkan melalui cara ini, para mahasiswa yang melakukan kegiatan KKN ke pelosok-pelosok daerah di Kalsel bisa membantu masyarakat di pelosok daerah melek jasa keuangan.

Selain sebagai agen edukasi, mahasiswa di Kalsel juga ternyata berperan besar dalam dunia investasi pasar modal di Kalsel.

Dijelaskan Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional IX Kalimantan Azil, saat ini tercatat sekitar 19 persen dari jumlah mahasiswa di Kalsel sudah menjadi investor pasar modal.

Hal ini juga tentu tidak lepas dari peran Bursa Efek Indonesia Banjarmasin yang juga giat melakukan event dan kegiatan dengan sasaran mahasiswa.

literasi keuangan sektor pasar modal di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang masih berada di kisaran 4,40 persen. Tingkat literasi yang masih rendah otomatis sejalan dengan tingkat inklusinya yang juga rendah.

Dari hasil survey OJK di Kalsel pada tahun lalu, tingkat inklusi keuangan sektor pasar modal berada di kisaran 1,25 persen.

Artinya dari seratus orang yang di survey hanya kurang lebih satu orang saja yang sudah menggunakan produk pasar modal.

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help