BanjarmasinPost/

Berita Banjarmasin

Peringatan 155 Tahun Wafatnya Pangeran Antasari, Ini Jasa-jasa dan Saksi Bisu Sejarah Perjuangannya

Pasukan Pangeran Antasari berhasil menghancurkan benteng sekaligus tambang batu bara ini dan menewaskan sejumlah perwira Belanda.

Peringatan 155 Tahun Wafatnya Pangeran Antasari, Ini Jasa-jasa dan Saksi Bisu Sejarah Perjuangannya
istimewa
Pangeran Antasari. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Pangeran Antasari adalah seorang pahlawan nasional dari Kalimantan Selatan.

Makamnya ada di Jalan Malkon Temon, Kelurahan Surgi Mufti, Kecamatan Banjarmasin Utara, Banjarmasin.

Hari ini adalah peringatan wafatnya sang pahlawan nasional asal Kalimantan Selatan yang meninggal dunia pada 11 Oktober 155 tahun silam.

Kompleks makamnya kecil saja dan terasa dingin. Di sekelilingnya ada berbagai tanaman.

Baca: Pangeran Antasari, Benci Eksploitasi Batu Bara Sejak Zaman Belanda, Berikut Fakta-faktanya

Kompleks makamnya ini jadi satu dengan pekuburan muslimin milik warga.

Bedanya, kuburan Pangeran Antasari diberi tempat khusus, berupa pendopo yang dipagari dan di depannya ada tulisan yang menerangkan bahwa tempat ini adalah makam seorang pahlawan nasional.

Lantainya pun disemen. Di dekatnya, ada makam istri Pangeran Antasari, yaitu Ratu Antasari, cucu Pangeran Antasari yang juga tokoh pahlawan kemerdekaan rakyat Kalimantan Selatan, Ratu Zaleha, kuburan pahlawan kemerdekaan rakyat Kalsel, Panglima Batur dan pahlawan Ampera, Hasanuddin HM.

Makam Pangeran Antasari tampak berbeda dibandingkan empat makam lainnya tersebut.

Baca: Pangeran Antasari : Hidup dan Mati Hanya untuk Allah

Halaman
1234
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help