BanjarmasinPost/

Berita Kalteng

Rumah Lanting Dinilai Hambat Aliran Sungai Kahayan, Ini Penjelasan Kadis PU

Ini dilakukan sebagai upaya menjadikan kawasan sungai tersebut sesuai dengan fungsinya dan tidak terganggu dengan adanya rumah lanting

Rumah Lanting Dinilai Hambat Aliran Sungai Kahayan, Ini Penjelasan Kadis PU
tribunkalteng.co/fathurahman
Rumah lanting di Sungai Kahayan Palangkaraya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Kota Palangkaraya dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berencana mensterilkan rumah lanting yang ada di pinggiran Sungai Kahayan.

Ini dilakukan sebagai upaya menjadikan kawasan sungai tersebut sesuai dengan fungsinya dan tidak terganggu dengan adanya rumah lanting yang berjejer dipinggiran sungai.

Upaya tersebut dimulai dengan melakukan lomba menjaga air sungai yang melibatkan 75 orang anggota dari sejumlah komunitas dan organisasi mahasiswa yang tergabung dalam 15 kelompok kerja.

Mereka dilepas dan bergerilya dipinggiran sungai untuk melakukan sosialisasi agar warga yang tinggal di bantaran sungai untuk menjaga air dan sungai dengan baik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalimantan Tengah, Leonard S Ampung, Rabu (11/10/2017) mengatakan, keberadaan rumah lanting selama ini bisa menghambat aliran air sungai.

"Ya.Salah satu penyebab banjir adalah ketika aliran sungai terhambat kemudian meluber ke bantaran hingga merendam jalan yang ada di bantaran sungai atau parit, ini salah satunya juga dampak dari adanya rumah lanting," ujar Leo.

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help