BanjarmasinPost/

Berita Hulu Sungai Tengah

Dinkes Janji Paling Lambat Akhir Oktober Ada Bidan Pengganti di Poskesdes Hapulang

kekosongan tenaga kesehatan yang membuat Poskesdes tutup, hingga masyarakat harus ke puskesmas Haruyan

Dinkes Janji Paling Lambat Akhir Oktober Ada Bidan Pengganti di Poskesdes Hapulang
Banjarmasinpost.co.id/hanani
Rumah dinas bidan Desa Hapulang, Kecamatan Haruyan, HST yang kosong sejak bidan dipindahtugaskan ke Ilung, Kecamatan Batangalai Utara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Mengenai kekosongan tenaga kesehatan yang membuat Poskesdes tutup, hingga masyarakat harus ke puskesmas Haruyan, Plt Kepala Dinas Kesehatan HST, Sakdilah, yang dikonfirmasi mengakui, bidan yang dulu bertugas di sana, sudah pindah tugas ke Ilung.

“Sebenarnya SK penempatannya memang di Ilung. Dia awalnya bidan PTT dari Kemenkes di Desa Hapulang. Setelah lulus CPNS, sesuai SK penembatannya , di Ilung Kecamatan Batangalai Utara. Saat ini, bidan bersangkutan sedang cuti melahirkan,”jelas Sakdilah. Ditanya mengenai jumlah ketersediaan tenaga bidan, Sakdilah menyatakan, sebenarnya cukup saja.

Baca: Dinkes HST Buka Lowongan 19 Pegawai Kontrak Tenaga Kesehatan, Ini Syaratnya

Hanya saja, penyebarannya tidak merata terutama di desa terpencil, diakui masih ada yang kosong. “Saat kami melakukan kembali pemetaan tenaga medis, baik dokter, perawat, dan bidan agar bisa ditugaskan secara merata, sesuai kebutuhan desa,”kata Kadinkes.

Khusus di Desa Hapulang, karena sudah ada rumah dinas bida dan Poskesdesnya, kata Sakdilah tentu wajib ditempatkan tenaga medis di sana. Diapun mengatakan, paling lambat akhir Oktober, Poskesdes kembali buka, dan akan ada penempatan bidan untuk melayani warga setempat.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Hapulang, Kecamatan Haruyan, HSTkesulitan berobat, akibat tak ada lagi bidan desa yang bertugas di desa tersebut. Bidan sebelumnya pindah tugas ke Ilung Kecamatan BAtangalai Utara, HST, sehingga sekitar empat bulan lebih Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) tutup.

Warga yang sakit, maupun ibu hamil yang hendak memeriksa kehamilan, hingga saat melahirkan terpaksa dilarikan ke Puskesmas Haruyan, yang berjaran sekitar lia kilometer dari desa tersebut.Warga pun berharap pemerintah segera mengisi kekosongan tersebut.

Penulis: Hanani
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help