BanjarmasinPost/

Berita Banjarmasin

Taksi Online di Kalsel Dilarang Beroperasi, Tunggu Putusan MA Ini Bulan Depan

Keputusan diambil dalam pertemuan sejumlah pihak terkait di antaranya Dishub Kalsel, Dirlantas, organisasi angkutan darat

Taksi Online di Kalsel Dilarang Beroperasi, Tunggu Putusan MA Ini Bulan Depan
irfani rahman
Pertemuan sejumlah pihak terkait taksi online di antaranya Dishub Kalsel, Dirlantas, organisasi angkutan darat, para pengemudi taksi konvensional dan taksi online, Selasa (11/10), di Polda Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Konflik angkutan konvensional dengan angkutan berbasis aplikasi (online) di Kalsel, khususnya Banjarmasin dan sekitarnya, mereda. Para pengemudi angkutan konvensional kini lega setelah pengampu kebijakan di daerah ini untuk sementara menyetop operasional angkutan berbasis aplikasi (online).

Keputusan diambil dalam pertemuan sejumlah pihak terkait di antaranya Dishub Kalsel, Dirlantas, organisasi angkutan darat, para pengemudi taksi konvensional dan taksi online, Selasa (11/10), di Polda Kalsel.

Dirlantas Polda Kalsel Kombes E Zulpan menyatakan pihaknya tidak memihak baik terhadap taksi konvensional maupun taksi online. Dari pertemuan dia berharap masing-masing pihak memahami.

Baca: Rerncana Demo Besar-besaran Sopir Taksi, Dishub: Diancam Dibom Pun Kami Pasrah!

Baca: Play Boy Cap Gayung Ini Perdaya 7 Wanita, Mirisnya 4 Korbannya Ditiduri Berkali-kali!

Sopir angkot demo di depan kantor Wali Kota Balikpapan, Rabu (11/10/2017).
Sopir angkot demo di depan kantor Wali Kota Balikpapan, Rabu (11/10/2017). (TRIBUNKALTIM.co)


“Yang kita inginkan bersama kondisi banua aman dan konfusif saat ini tetap terjaga,” ujarnya.

Dari apa yang telah diputuskan disepakati bersama. Zulpan pun berharap taksi konvensional dan online saling memahami.

Kata Zulpan, negara kita adalah negara hukum maka segala sesuatu berdasarkan dengan hukum.

Diakuinya, hingga kini tak ada aturan yang mengakomidasi perizinan dan operasional angkutan umum tidak dalam trayek (online).

“Saat ini masih ditunggu hasil peninjauan kembali (PK) Permenhub Nomor 26 Tahun 2017 yang akan keluar 1 November nanti,” urainya.

Terkait hal itu, Zulpan berharap angkutan online tak beroperasi sementara waktu selama belum memiliki izin usaha penyelenggaraaan angkutan umum.

Mau baca berita Banjarmasin Post? klik DI SINI

Mau baca berita Metro Banjar? klik DI SINI

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help