BanjarmasinPost/

Berita Tanahlaut

Warga Desa Karangrejo Diminta Tidak Jual Lahan, Ada Mengejutkan dari Bupati Tanahlaut

Itu karena Bupati Tanahlaut Bambang Alamsyah usai melihat progres pembangunan akses jalan menuju dermaga pelabuhan Pelaihari Swarangan

Warga Desa Karangrejo Diminta Tidak Jual Lahan, Ada Mengejutkan dari Bupati Tanahlaut
mukhtar wahid
Bupati Tanahlaut Bambang Alamsyah berdialog dengan warga Desa Karangrejo, usai meninjau proyek pembangunan jalan akses menuju pelabuhan dermaga Pelaihari Swarangan di Kecamatan Jorong, Kamis (12/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kelompok perempuan yang tergabung dalam maulid habsyi Nurul Huda di Desa Karangrejo, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut mendapat kunjungan mendadak bupati Tanahlaut, Bambang Alamsyah, Kamis (12/10/2017).

Itu karena Bupati Tanahlaut Bambang Alamsyah usai melihat progres pembangunan akses jalan menuju dermaga pelabuhan Pelaihari Swarangan, mampir salat Asar di masjid tak jauh dari rumah berkumpulnya para perempuan yang berlatih memukul alat musik tabuh tersebut.

Sebagian dari perempuan bersuami itu mengenali orang nomor satu di Kabupaten Tanahlaut tersebut. Mereka kemudian mengeluh ingin mendapatkan bantuan seragam kumpulan dan membeli peralatan pengeras suara.

Mendengar tujuan berkumpulnya para perempuan itu hanya berlatih alar musik tabuh persiapan kumpulan maulid habsyi, Bupati Bambang Alamsyah mengaku senang karena warganya punya kegiatan yang positif.

"Daripada tanpa kegiatan atau ngobrol. Kegiatan latihan memukul terbang ini sangat positif. Saya hanya mohon ibu menjaga kelanjutan pembangunan dermaga pelabuhan kita ini," kata Bambang.

Tak lama kemudian, tangan kanan Bambang Alamsyah mengambil amplop putih dari saku celana panjang hitamnya. Katanya amplop itu berisi uang sebesar Rp 2 juta untuk membantu kelancaran kumpulan maulid habsyi.

Bambang berharap warga Desa Karangrejo jangan mudah menjual lahan mereka. Itu karena di Desa Karangrejo akan terimbas pembangunan pelabuhan Pelaihari Swarangan yang akan meningkatkan ekonomi warga setempat.

Usai berpesan dan berdialog, dengan warga Desa Karangrejo, rombongan Bupati Tanahlaut berpamitan untum bertolak kembali menuju Pelaihari, ibu kota Kabupaten Tanahlaut yang berjarak sekitar 45 kilometer.

"Saya berterima kasih atas bantuan pak Bupati. Ini rezeki tak disangka. Mungkin karena kami membaca syair maulid ya. Uang bantuan langsung ini akan kami belikan mikropon agar tidak lagi bergantian kalau membaca syair maulid habsyi," kata Mustafidah.

Rekannya, Sukaidah berharap Bupati Tanahlaut kembali mengunjungi desa mereka dan membantu biaya pembelian seragam kumpulan maulid habsyi. Itu karena selama ini, belum punya seragam kumpulan maulid habsyi di Desa Karangrejo.

"Tolong disampaikan pak wartawan dengan bupati keinginan kami dibantu seragam kumpulan maulid," katanya semringah.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help