BanjarmasinPost/

Gadis Cantik Putri Kalsel Ini Kaget Tangkapan Zenith Senilai Rp 10 Miliar!

Keberhasilan petugas Polda Kalimantan dalam membongkar peredaran obat tanpa izin edar Carnophen dalam skala besar

Gadis Cantik Putri Kalsel Ini Kaget Tangkapan Zenith Senilai Rp 10 Miliar!
istimewa via BANJARMASINPOST.co.id/irfani rahman
Medina Putri 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Keberhasilan petugas Polda Kalimantan dalam membongkar  peredaran obat tanpa izin edar Carnophen dalam skala besar seperti di Teluk Tiram serta terbaru di Jalan A Yani Km 5,5 Banjarmasin mendapatkan apresiasi dari banyak pihak.

Pasalnya efek obat yang kerap disebut obat jin ini sangatlah mengkhawatirkan.

Apalagi tak bisa dipungkiri banyak anak-anak muda yang ikut mengkonsumsi barang terlarang ini.

Sehingga gerak petugas yang tak henti memberantas peredarannya patut diajungi jempol. Bahkan jika ada oknum terlihat petugas tetap memptosesnya sesuai hukum berlaku.

Baca: Penggerebekan Ruko di Teluk Tiram Temukan Sekitar 200 Koli Lebih Zenith

Satu anak muda berprestasi Banua yang juga Putri Kalsel 2014, Aulia Medina Putri saat berbincang dengan Insight mengaku mengapresiasi aksi petugas.

"Terus terang Kaget juga waktu tau barang buktinya sebanyak itu dan senilai Rp 10 miliar lebih dan ada oknum terlibat," paparnya gadis bertinggi hampir 180 cm ini.

Ia menilai dengan banyaknya stok obat tanpa izin edar ini berarti permintaan konsumsi Zenith semakin meningkat dan ia mengaku sangat menyayangkan, semakin maraknya peredaran obat ini di Banjarmasin.

Baca: Polda Kalsel Gerebek Gudang Zenithdi Jalan A Yani Km 5, Beberapa Pembeli Turut Diamankan

Pasalnya efeknya akan berdampak luas ke generasi muda, di mana seharusnya generasi muda berkarya dan prestasi tapi sayangnya beberapa terjerumus penggunaan obat terlarang yang merusak mental mereka

Ia berharap semoga dengan kejadian penggerebekan ini, menjadi teguran untuk para penjual obat dan seluruh masyarakat dapat membantu pihak polisi dalam menghilangkan para penjual obat ini.

"Untuk pemakai sebaiknya di rehabilitasi atau diberikan sosialisasi tentang bahayanya mengkonsumsi zinet, dan peran dengan keluarga yang utama juga penting , agar para pemakai merasakan support dari orang terdekat," katanya. (BANJARMASINPOST.co.id/irfani rahman)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help