Berita HSS

Ini Kunci Tapai Singkong Longawang Menjadi Manis, Kusairi Ungkap Rahasia Bisnis Turunan

Jadwal dia membuat tapai singkong yakni Senin dan Kamis. Proses membuat tapai diperlukan waktu dua hari lamanya.

Ini Kunci Tapai Singkong Longawang Menjadi Manis, Kusairi Ungkap Rahasia Bisnis Turunan
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Kusairi saat membersihkan ubi kayu di Desa Telaga Langsat 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Dalam sepekan, Kusairi (57) warga Desa Longawang, Telaga Langsat, Hulu Sungai Selatan (HSS) hanya dua kali dalam membuat tapai singkong.

Jadwal dia membuat tapai singkong yakni Senin dan Kamis. Proses membuat tapai diperlukan waktu dua hari lamanya.

"Dalam satu kali pengolahan biasanya memerlukan 50 kilogram singkong. Tapainya akan dijualkan sendiri. Namun bila ada pemesan lainnya, maka jumlahnya bisa lebih banyak tergantung pemesannya," katanya, Jumat, (13/10).

Memang perlu waktu yang cukup lama, menyulap kayu ubi singkong menjadi tapai. Setelah enam bulan masa tanam. Singkong baru bisa dipanen.

Baca: Baca Surah Alkahfi di Hari Jumat, Manfaatnya Sungguh Dahsyat

Baca: Polisi Gerebek Kos-kosan, Ditemukan Pengoplos Gas Elpiji 3 Kg Menjadi 12 Kg

Selanjutnya, buah singkong dibersihkan kulitnya dan dipotong-potong kecil dan rebus dengan air mendidih. Setelah masak, singkong didinginkan. Kemudian diragi dan disimpan dua malam sehingga menjadi tapi.

"Untuk bisa menjadi tapai singkong yang manis memang tidak sembarang. Ini sudah menjadi usaha turun temurun," lanjutnya.

Baca: Teruskan Usaha Turunan Ortu Membuat Tapai, Kusairi Manfaatkan Lahan Dua Borongan

Baca: Tak Disangka, Ternyata Pria Ini yang Tega Menggorok Leher Noripansyah Hingga Tewas

Dikatakannya, supaya singkong tapai menjadi manis memang ada caranya. Saat memberikan ragi harus benar-benar tepat perhitungannya. Jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit.

"Bila kebanyakan saat memberi ragi, rasa tapainya akan pahit atau ada rasa kurang nyaman di lidah. Bila terlalu sedikit juga hasilnya singkong bisa kurang manis," katanya. (*)

(banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help