BanjarmasinPost/
Home »

Sport

Porprov Kalsel 2017

Meleset dari Incaran, Tanbu Malah Juara Umum Cabor Taekwondo Porprov Kalsel 2017

Sebanyak 4 nomor pertandingan yang mendapat emas itu, diakui Agus Johan sama sekali tidak terduga sebelumnya.

Meleset dari Incaran, Tanbu Malah Juara Umum Cabor Taekwondo Porprov Kalsel 2017
banjarmasinpost.co.id/mariana
Tim TI Tanbu berfoto bersama usai pengalungan medali nomor kyurogi kelas 74 kilogram putra. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Kontingen Taekwondo Indonesia (TI) Tanahbumbu (Tanbu), dinobatkan menjadi juara umum cabang olahraga (cabor) taekwondo, dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel) 2017).

Dari 19 medali emas yang diperebutkan, tim Tanbu berhasil meraih empat medali emas. Di antaranya pada nomor kyurogi kelas under 54 kilogram putra, nomor kyurogi kelas under 57 kilogram putri, nomor kyurogi kelas under 80 kilogram putra, dan nomor kyurogi kelas under 74 kilogram putra.

Pelatih tim TI Tanbu, Agus Johan mengatakan, sebenarnya pencapaian medali di Porprov kali ini meleset dari incaran medali emas yang diandalkan tim Tanbu.

"Awalnya kami hanya menargetkan dua emas, yakni di nomor kyurogi kelas under 46 kilogram putri dan under 53 kilogram putra," bebernya.

Baca: Motivasi Raih Medali Emas, Atlet Atletik Ini Ingin Membahagikan Anak Istri

Namun ternyata, pencapaian yang diraih anak didiknya melampaui raihan medali emas. Sebanyak 4 nomor pertandingan yang mendapat emas itu, diakui Agus Johan sama sekali tidak terduga sebelumnya.

"Karena kami melihat peta kekuatan, jadi hanya menargetkan dua saja, tapi ternyata empat nomor lainnya mampu menunjukkan permainan apik, kami sungguh tidak menyangka," ungkap Agus Johan.

Raihan empat medali emas ini, menurut Agus Johan wajib disyukuri, mengingat pihaknya hanya mengirim sembilan perwakilan di pesta olahraga terbesar se Kalsel ini.

Baca: Dua Medali Emas Tabalong Dicabut, Pebalap Ini Minta Maaf

Dijelaskannya, dua nomor yang tidak memenuhi target itu di nomor kyurogi kelas under 46 kilogram putri, si atlet tidak dapat bertanding lantaran tidak mendapat izin dari pihak IPDN, tempat ia menimba ilmu.

Kemudian, di kelas under 53 kilogram putra, wakil Tanbu harus tersingkir di babak penyisihan.

Agus Johan menuturkan, kunci keberhasilan tim Tanbu menjadi juara umum berkat semangat dan kegigihan para taekwondoin dalam berlatih.

Atas hasil ini, ia mengharapkan, anak-anak asuhnya dapat diperhitungkan untuk bergabung di tim wasaka KONI Kalsel yang diproyeksikan pada PON 2020 di Papua. (*)

Penulis: Mariana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help