BanjarmasinPost/

Berita Kotabaru

Pedagang Dadakan Berjualan Sebelum Jam Ditentukan, Petugas Satpol PP Dinilai Tidak Tegas

Dengan alasan, karena dari 9 pedagang dadakan yang sudah didata. Empat pedagang di antaranya yang tidak mengetahui.

Pedagang Dadakan Berjualan Sebelum Jam Ditentukan, Petugas Satpol PP Dinilai Tidak Tegas
Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Pedagang dadakan yang menjual buah, mulai menggelar dagangan mereka di pinggir jalan di kawasan jalan Veteran. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Sempat tertib sekitar sepekan. Pedagang dadakan menggunakan mobil dengan bak terbuka di pinggir jalan di kawasan kawasan Veteran, Kecamatan Pulaulaut Utara mulai kembali menjamur.

Hal itu ditengarai kurangannya pengawasan dan ketidak tegasan petugas Satpol PP, padahal sebelum pedagang dadakan berjualan buah telah diberikan peringatan.

Dilarang berjualan dari pukul 06.00 sampai pukul 17.00 Wita. Kecuali mulai pukul 17.00 sampai malam pedagang dipersilakan menggelar di sepanjang kawasan Veteran.

Baca: Sudah Ganteng, Aktor India Terkenal, Pandai Menari Pula, Siapa Mereka?

Pantauan di lapangan, Jumat (13/10/2017) sekitar pukul 14.00 Wita atau selepas ba'da Jumat, pedagang dadakan sudah menggelar dagangan mereka di beberapa titik di kawasan tersebut.

"Iya kemarin dilarang oleh Satpol PP berjualan sebelum lewat pukul 17.00 Wita. Tapi masih pukul 15.00 Wita sudah ada yang jualan," ujar Rina salah warga diminta tanggapannya.

Ia mengakui, berjualan sebelum pukul akan mengganggu kelancaran lalu lintas. Apalagi di jam-jam pulang sekolah dan pulang kantor.

Ada beberapa pedagang dadakan menggelar dagangam sebelum jam yang ditentukan yaitu mulai pukul 17.00 Wita, tidak ditepis Kasi Transtib pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotabaru Abdul Gafar.

Dihubungi melalui telepon genggamnya, Jumat (13/10/2017), Gafar membenarkan, sebelumnya pihaknya sudah memberikan surat ke masing-masing terkait larangan berjualan di jam-jam tertentu.

Karena itu masih adanya pedagang dadakan yang mengindahkan edaran itu, ia berjanji akan melakukan penertiban.

"Senin atau Selasa ini, kami akan turun lagi ke lapangan. Tapi hanya mengimbau dulu," ucapnya.

Dengan alasan, karena dari 9 pedagang dadakan yang sudah didata. Empat pedagang di antaranya yang tidak mengetahui.

Penulis: Herliansyah
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help