Berita HSU

Ganggu Pengendara, Pedagang Diminta Berjualan di Dalam Pasar Karias

Pembangunan los pasar unggas di Desa Karias Kecamatan Amuntai Tengah telah rampung dibangun

Ganggu Pengendara, Pedagang Diminta Berjualan di Dalam Pasar Karias
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Pedagang di Pasar Karias Amuntai, HSU 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Pembangunan los pasar unggas di Desa Karias Kecamatan Amuntai Tengah telah rampung dibangu. Bangunan los tersebut untuk pedagang sayuran dan bisa untuk menampung sekitar 20 pedagang lesehan.

Bangunan los memang sengaja tidak bersekat dan berdinding sehingga bisa untuk menampung banyak pedagang. Sebelumnya Pemda juga telah membangun bangunan serupa dan telah digunakan oleh masyarakat.

Meskipun letaknya memang di bagian belakang pasar namun diharapkan pedaganga bisa memanfaatkannya dengan baik.

Plt Diskoperindag HSU Kaberi mengatakan pembangunan los pasar bernilai Rp 200 juta tersebut diharapkan dapat menampung pedagang yang berjualan di pinggir jalan.

Baca: Kalian Jomblo? Daripada Kesepian, Mending Ikutan Jomblo Dance Challenge Ala Artis-artis Muda ini

"Pedagang bisa menempati bagian pasar yang kosong sehingga tidak terlalu banyak pedagang yang meluber ke jalan," ujarnya.

Meskipun warga Kabupaten HSU sebagian besar sudah mengetahui bahwa di sekitar pasar pada pagi hari memang sulit untuk dilalui menggunakan kendaraan namun dirinya berharap pasar tidak semakin panjang di pinggir pinggir jalan.

"Jika dibanding dulu pedagang memang semakin panjang berjualan di pinggir jalan, diharapkan tidak semakin panjang karena dekat dengan sekolah dan Puskesmas Karias sehingga khawatir mengganggu warga lain," ujar Nuri warga sekitar.

Baca: LIVE STREAMING Liverpool Vs Manchester United, 11 Insiden Tak Terlupakan di Pertemuan Kedua Tim

Dirinya pun lebih memilih untuk jalan memutar jika ingin menuju pusat kota Amuntai, Dinas Perhubungan juga telah memasang papan peringatan di tiap sisi pasar untuk memberitahukan kepada pengguna jalan bahwa setiap pagi hingga pukul 09.00 Wita jalanan akan macet karena ada pasar.

Pasar unggas tersebut saat ini telah berganti dengan pasar sayur, ikan dan keperluan dapur lainnya. Sedangkan pedagang unggas hanya menggunakan pasar tersebut setiap hari kamis.

Sedangkan pedagang sayur dan ikan pada hari kamis berpindah ke Pasar Induk Amuntai.(*)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved