Berita Hulu Sungai Selatan

Kebakaran di Sungai Bagandi Diduga Akibat Arus Pendek Listrik

Kapolsek Daha Selatan IPDA I Putu Suardika mengatakan bahwa dugaan sementara api berasal dari arus pendek listrik.

Kebakaran di Sungai Bagandi Diduga Akibat Arus Pendek Listrik
banjarmasinpost.co.id/aprianto
musibah kebakaran di Desa Tambangan Kecamatan Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan, Selasa, (10/10) sekitar pukul 19.30 Wita melumat satu rumah warga atas nama Raudah yang dihuni enam jiwa. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Musibah kebakaran yang terjadi Sungai Bagandi Desa Baruh Jaya, Kecamatan Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan (HSS) Minggu, (15/10) pukul 03.16 Wita diduga api berasal dari arus pendek.

Kapolsek Daha Selatan IPDA I Putu Suardika mengatakan bahwa dugaan sementara api berasal dari arus pendek listrik.

"Saat kebakaran rumah tidak ada penghuninya. Dugaan sementara karena arus pendek listrik," katanya, Minggu, (15/10).

Adanya satu warga yang meninggal di Desa Baruh Jaya saat musibah kebakaran, dikatakannya warga yang meninggal tidak ada hubungannya dengan kebakaran.

"Rumahnya agak jauh dari lokasi terjadinya kebakaran. Warga yang meninggal juga tidak ada terkena musibah kebakaran," katanya.

Warga yang meninggal saat ada musibah kebakaran atas nama Hj Fatimah. Kebetulan almarhum meninggal saat terjadi musibah kebakaran

Sekadar diketahui, berdasarkan data yang dihimpun, rumah yang terbakar milik Rudi atau Ibu Isna yang dihuni satu kepala keluarga dengan empat jiwa.

Saat kejadian kebakaran, rumah yang terbuat dari bahan kayu sedang kosong ditinggal penghuninya.

Sebelumnya, kebakaran juga terjadi di Kecamatan Daha Selatan. Musibah kebakaran terjadi di Desa Tambangan Kecamatan Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan, Selasa, (10/10) sekitar pukul 19.30 Wita melumat satu rumah warga atas nama Raudah yang dihuni enam jiwa.

Beruntung, pada musibah kebakaran ini tidak ada menelan korban jiwa. Hanya ada satu penghuni rumah yang mengalami luka bakar dan sudah langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help