Berita Hulu Sungai Utara

Pengguna Jalan Sering Diminta Berhenti, Ternyata Pertamina Lakukan Ini

Setelah survei dua dimensi selesai dilakukan, dilanjutkan dengan survei tiga dimensi yang merujuk

Pengguna Jalan Sering Diminta Berhenti, Ternyata Pertamina Lakukan Ini
THINKSTOCK.COM
Ilustrasi produksi minyak 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Hulu Sungai Utara (HSU) menjadi satu kabupaten yang menjadi daerah pengecekan kandungan minyak bumi. Melalui survei seismic PT Pertamina PE masih terus mengumpulkan data.

Awalnya survei dua dimensi dilakukan di sepuluh kecamatan dan beberapa desa. Setelah survei dua dimensi selesai dilakukan, dilanjutkan dengan survei tiga dimensi yang merujuk pada survei sebelumnya.

Kepala Bidang Ekonomi dan SDA Muhammad Rofiq mengatakan, Pemerintah daerah telah memberikan izin prinsip atas survei yang dilakukan.

Baca: Anies Baswedan - Sandiaga Uno Dilantik Senin, Dicopot Menteri, Anies Akui Lebih Dekat JK dan Prabowo

"Untuk survei tiga dimensi hanya dilakukan di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Amuntai Utara, Banjang dan Haur Gading," ujarnya.

Masyarakat juga telah disosialisasikan sejak survei yang pertama, dan telah ada kesepakatan.

Rofiq menambahkan, bagi warga yang mengalami kerugian atas survei yang dilakukan juga mendapat kompensasi dari pihak Pertamina.

Baca: Barito Putera Vs Bhayangkara FC, Inilah Wasit yang Memimpin Laga, Sering Bikin Kontroversi!

Seperti saat di Kecamatan Haur Gading, saat melakukan seismic dengan cara pengeboran dan pengeboman peralatan penangkap ikan milik warga rusak dan mendapat ganti rugi dari pihak pertamina, masih ujar Rafiq.

Pekerja yang melakukan survei juga berjaga di jalan raya tak jaih dari titik survei yang dipilih. Seperti yang diungkapkan wahyu warga Desa Panangkalaan Kecamatan Amuntai Utara.

Saat dirinya melintas di jalan utama beberapa kali di hentikan oleh petugas pertamina karena sedang melakukan survei.

"Diberhentikan tapi tidak terlalu lama, pernah bertanya kenapa harus berhenti katanya agar perekaman data lebih akurat sehingga tidak boleh ada getaran diatas tanah termasuk kendaraan yang melintas," ujarnya.

Baca: CEO Martapura FC: Ada Kemungkinan Babak 8 Besar Liga 2 di Tempat Netral

Wahyu juga mengaku tak keberatan, berharap di Kabupaten HSU terdapat minyak bumi yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Kalau ada perusahaan minyak, warga HSU bisa jadi karyawannya jadi mengurangi yang menganggur juga," ungkapnya.

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help