Berita Banjarmasin

Sopir Taksi Konvensional Geram, Pergoki Tiga Taksi Online Masih Beroperasi, Ini yang Terjadi

Para sopir taksi konvensional memergoki taksi online sedang mencari penumpang di kawasan Duta Mall Banjarmasin Sabtu (14/10) malam.

Sopir Taksi Konvensional Geram, Pergoki Tiga Taksi Online Masih Beroperasi, Ini yang Terjadi
Harian Banjarmasin Post Edisi Senin (16/10/2017) Halaman 17 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dani, salah satu sopir taksi konvensional tak kuasa menyembunyikan perasaan marah dan geram, menyusul masih adanya taksi online yang secara sembunyi-sembunyi beroperasi di Banjarmasin.

Padahal taksi online diminta Direktur Lalulintas Polda Kalsel, Kombes E Zulpan menghentikan operasional hingga ada keputusan judicial review atas Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 26 Tahun 2017 yang jadwalnya akan diputuskan pada 1 November mendatang.

Para sopir taksi konvensional memergoki taksi online sedang mencari penumpang di kawasan pusat perbelanjaan Duta Mall Banjarmasin pada Sabtu (14/10) malam.

"Kami benar-benar geram campur marah. Imbauan itu sudah jelas, dilarang beroperasi sampai ada keputusan. Ternyata masih ada saja yang melanggar," kata Dani, salah satu sopir Banua Taksi kepada BPost, Minggu (15/10).

Baca: LIVE STREAMING TV ONE Persiba Balikpapan VS Bali United Hari Ini, Ayo Saksikan Ini Linknya

Lebih lanjut dia mengatakan, padahal areal Duta Mall Banjarmasin itu sudah lama menjadi lahan mencari penumpang para sopir taksi konvensional.

"Sabtu malam ada tiga taksi online yang beroperasi di Duta Mall memakai mobil Swift dan Avanza. Satu taksi online pengemudinya perempuan sempat ditegur dan dua sopir lainnya lari," tandasnya.

Dani berharap para sopir taksi online bersabar dan menahan diri untuk tidak mencari penumpang sampai 1 November mendatang, sekaligus agar tidak menimbulkan aksi-aksi yang tidak diinginkan. Misalnya terjadi konflik di lapangan.

"Kami sudah catat plat nomor mobil pribadi yang digunakan bawa penumpang kemarin malam.

Begitu pula taksi-taksi online yang beroperasi sebelumnya. Kami sangat mudah mengenalinya di lapangan," timpal Bani, sopir taksi konvensional lainnya.

Baca: Barito Putera Vs Bhayangkara FC: Saat Jumpa Pers Jacksen Sindir Sikap Tim Lawan Tak Siap Kalah

Ketua Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) Kota Banjarmasin, Asqalani juga menyayangkan dan prihatin atas kejadian tersebut. Karena sopir taksi online meremehkan imbuan Dirlantas Polda Kalsel dan Kadishub Kalsel yang mengharapkan sopir taksi online tidak beroperasi sampai 1 November mendatang.

"Saya juga bingung, dari paguyuban taksi online sudah meminta anggotanya tidak beroperasi tapi kenyataannya koq masih ada yang mencari penumpang," cetusnya.

Menurut Asqlani, kawasan bandara, rumah sakit dan Duta Mall merupakan tempat mangkal taksi konvensional sejak lama. Wajar saja para sopir taksi konvensional marah, di depan mata lahan rezekinya direbut taksi online.(ogi)

Baca lebih lengkap di harian Banjarmasin Post Edisi Senin (16/10/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved