Berita Banjarmasin

80 Mahasiswa STKIP Ikut di Uji Kemampuan Bahasa Inggris, Ini Tujuannya

Abidinsyah mengatakan berdasarkan kurikulum 2017, setiap mahasiswa harus memenuhi setara standar topel berbahasa Inggris

80 Mahasiswa STKIP Ikut di Uji Kemampuan Bahasa Inggris, Ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
Kepala STKIP PGRI Banjarmasin, Abidinsyah membuka acara uji kemampuan berbahasa Inggris yang digelar di aula kampus, Selasa (17/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sekitar 80 orang mahasiswa dari Prodi Bahasa Inggris Sekolah Tinggi  Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Banjarmasin mengikuti uji kemampuan berbahasa Inggris yang digelar di aula kampus, Selasa (17/10/2017).

Menurut Ketua STKIP PGRI Banjarmasin, Abidinsyah mengatakan berdasarkan kurikulum 2017, setiap mahasiswa harus memenuhi setara standar topel berbahasa Inggris

"Ini merupakan langkah awal membina mahasiswa di STKIP PGRI supaya punya kemampuan berbicara bahasa Inggris dengan aktif," paparnya.

Dijelaskan dia, mahasiswa tersebut akan mengikuti tes apakah bisa mencapai setara topel yang sudah ditentukan. "Bila masih belum bisa mencapai standar yang diinginkan, akan terus dilatih supaya bisa berbahasa Inggris," tandasnya.

Baca: Jadwal Liga Champions Eropa 2017 - Ini Jadwal Siaran Langsungnya, Check It Out

Menurut Abidin, bagi yang lulus tes nantiny akan mendapat sertifikat sesuai topel yang diraihhnya.
Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Tri Winindyasari P mengatakan jumlah mahasiswa yang mengikuti dibatasi hanya 80 orang, mulai semester 1 dan 3 jurusan Bahasa Inggris, dulu mengingat keterbatasan ruangan.

"Habis ini akan dilanjutkan dengan mahasiswa semeter 5 dan 7 mengikuti uji kemampuan berbahasa Inggris," tandasnya.

Menurut dia, target awal buat mahasiswa Inggris bisa mencapai topel 500 untuk bisa lulus. "Bila topelnya hanya 400, kita bimbing mahasiswa tersebut hingga meraih topel 500 atau lebih," jelas Tri.

Baca: Berita Heboh! Warga Klaten Ditemukan Tanpa Kepala di Sampit, Kenapa Bisa Begitu?

Dia menambahkan, karena baru mengawali kegiatan, target mahasiswa yang lulus sekitar 80 persen.
Menurut Tri, materi yang diuji listening, readng, writing dan lain-lain.

"Setelah prodi Bahasa Inggris, nantinya akan ada uji kemampuan berbahasa Inggris buat prodi lainnya. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved