Ekonomi dan Bisnis

Ini Tanggapan Kemenag Kalsel Soal Biaya Tambahan pada Visa Umrah

Peraturan ini berlaku untuk calon jemaah Umrah yang sudah pernah berangkat Umroh sebelumnya dalam tiga tahun terakhir.

Ini Tanggapan Kemenag Kalsel Soal Biaya Tambahan pada Visa Umrah
Istimewa
Jemaah umrah saat berada di Tanah Suci 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah khususnya di Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) justru belum menerima kabar atau edaran resmi terkait biaya visa tambahan yang dikenakan pada jemaah.

Dijelaskan Kepala Seksi Pembinaan Haji dan Umrah Kemenag Provinsi Kalsel Zainal Arifin, peraturan tersebut merupakan murni kebijakan Pemerintah Arab Saudi.

Diketahui Pemerintah Arab Saudi mengenakan biaya visa tambahan sebesar 2000 riyal atau senilai sekitar Rp 7,2 per orang untuk mendapatkan visa Umrah.

Baca: Arab Saudi Kenakan Biaya Tambahan untuk Visa Umrah, Apa Ada Pengaruhnya di Banua?

Peraturan ini berlaku untuk calon jemaah Umrah yang sudah pernah berangkat Umroh sebelumnya dalam tiga tahun terakhir.

Menurut Zainal, peraturan dari Pemerintah Arab Saudi ini diterapkan langsung pada travel perjalanan umrah yang mengurus izin visa di kedutaan besar Arab Saudi.

"Memang ada keluhan dari teman-teman penyelenggara umrah, peraturannya langsung diaplikasikan di kedutaan besar. Kami sendiri belum mendapat edaran resmi," kata Zainal.

Baca: Biaya Visa Tambahan Tak Kurangi Minat Calon Jemaah Banua Berangkat ke Tanah Suci

Namun menurutnya hal tersebut tidak akan berpengaruh besar pada jumlah keberangkatan jamaah Umroh dari Kalsel yang memang sudah dikenal sangat besar animonya untuk berangkat ibadah ke Tanah Suci.

Dijelaskan Ketua Forum Komunikasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah dan Haji Khusus (FK PPIU HK) Kalsel Saridi Salimin beberapa waktu lalu, pangsa pasar perjalanan Umroh di Kalsel masih besar.

Dari data keberangkatan resmi jemaah umrah di Kalsel pada 2015 berjumlah 16.000 lebih jemaah, tahun 2016 jemaah mencapai 17.000 orang dan sampai sekarang di 2017 sudah tercatat sebanyak 21.000 jemaah.

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved