Kriminalitas Banjarmasin

Payah! Beli Kosmetik Via Online Nggak Ada Kasiatnya, Ini Komentar BPOM Banjarmasin

Digitalisasi dalam perdagangan membuat penjualan dengan sistem online demikian pesat. Semua orang bisa berdagang di dunia maya

Payah! Beli Kosmetik Via Online Nggak Ada Kasiatnya, Ini Komentar BPOM Banjarmasin
kompas.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Kemajuan teknologi yang demikian pesat membuat sistem jual beli barang tak lagi konvesional yakni pembeli dan penjual harus bertemu.

Digitalisasi dalam perdagangan membuat penjualan dengan sistem online demikian pesat. Semua orang bisa berdagang di dunia maya seperti melalui sosial media atau membuat portal atau blog sendiri. Tak sedikit yang bergabung dengan penyedia jasa e-commerce yang besar.

Namun, kebebasan jual beli lewat online tidak dibarengi pengawasan sehingga kualitas produk belum terjamin. Apalagi yang dijual pribadi-pribadi via media sosial. Di sinilah konsumen bisa dirugikan dan tidak bisa komplain.

Baca: Ibu Muda Heboh! Kosmetik Abal-abal Dijual Via Online, Mengejutkan Fakta di Wajah Rika

Baca: Mau Naik Pangkat Jadi Komisaris Polisi? Jadi PSK Dulu, Kayak Kapolsek Rochana

BPost cetak edisi Selasa (17/10/2017).
BPost cetak edisi Selasa (17/10/2017). (dokumen)

Produk online seperi kosmetik kini mudah sekali masuk ke Kalsel. Bahkan ada produk dari luar negeri menembus pasar Banjarmasin. Ada disebut produk dari Korea Selatan, China atau Jepang. Salah satunya masker yang katanya dari Jepang, ternyata tak ada khasiatnya.

“Saya pernah beli masker wajah secara online. Tapi ternyata tidak ada dampak atau khasiatnya, jadi saya berhenti,” cetus Ina Rahmati, warga Lianganggang, Banjarbaru.

Penelurusan BPost di media sosial Facebook dan Instagram, memang banyak akun menjual kosmetik yang diduga kuat tanpa izin edar dari BPOM. Seperti yang dilakukan Ega--sebut saja demikian. Dia menjual secara terang-terangan di online shop obat-obatan perangsang seksual, mulai sari serbuk spray dan ada bentuknya permen. Dia mematut harga Rp 300 ribu untuk obat perangsang spray.

Di postingannya, Ega memasang nomor personal identification number (pin) BlackBerry Messenger (BBM). Dia menerima orderan melalui BBM. Tertulis jelas promonya, hubungi Ega online shop di nomor pin D3XXXX. Dia menawarkan barang murah meriah. Harganya mulai Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu satu paket.

Saat coba ditanya lebih mendalam mengapa jualan tersebut, Ega tidak menjawab, dan tidak membalas chat dari BPost.

Leonar Duma, Kabid Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BPOM Banjarmasin, tak memungkiri masih ada kosmetik, obat tanpa izin edar, beredar bebas di Kalsel dijual via online. “Kami tidak tinggal diam. Selama ini kami sudah banyak mengamankan kosmetik ilegal dan obat kuat tanpa izin edar,” ucapnya.

Mau Baca berita BPost cetak? klik DI SINI

Mau Baca berita Metro Banjar cetak? klik DI SINI

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved