Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

Pelaku Penyetruman Ini Pakai Basal Kebal, Tapi Tembus Oleh Tombak Berkekuatan Gaib

Setelah pelaku diamankan dan dibawa ke Rumah Sakit, ditemukan basal (sebutan orang banjar. Sabuk yang memiliki kekuatan magis

Pelaku Penyetruman Ini Pakai Basal Kebal, Tapi Tembus Oleh Tombak Berkekuatan Gaib
Istimewa
Pelaku penyetruman di Danau Bangkau, Desa Bangkau Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) masih dalam perawatan medis. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pelaku penyetruman di Danau Bangkau, Desa Bangkau Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) mengalami luka saat diamankan ternyata menggunakan basal (Sabuk kekebalan).

Setelah pelaku diamankan dan dibawa ke Rumah Sakit, ditemukan basal (sebutan orang banjar. Sabuk yang memiliki kekuatan kebal dan dipercaya kebal dengan senjata jatam).

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Desa Bangkau Ardiansyah. Dia melihat sendiri secara langsung bahwa pelaku memakai basal hitam.

Baca: Ngeri! Pinggang Penyetrum Ikan Danau Bangkau Ini Tertancap Tombak 4 Mata

Baca: Meski Sering Ditangkap, Penyetrum Ikan Masih Ada yang Nekat Beraksi, Kenapa Ya?

"Basal digunakan seperti sabuk. Bagi orang yang percaya, basal merupakan pelindung untuk kekebalan," katanya, Rabu, (18/10).

Namun, dikatakannya bahwa alat serapang yang memiliki empat mata tompak di samping dan satu tombak di tengah juga memiliki kekuataan tersindiri.

"Menurut cerita orang dulu, bila serapang itu ada mata tombak di tengahnya. Maka, ilmu kebal apapun bisa ditembus oleh serapang," lanjutnya.

Sekadar diketahui, pelaku penyetruman mengalami luka tombak di bagian paha dan punggung. Alat yang melukai pelaku penyetruman merupakan serapang.

Hingga berita ini diturunkan, Polres HSS masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan kepada sejumlah saksi terhadap penyetruman yang terjadi di Danau Bangkau.

Satu pelaku penyetruman atas nama Arpani (29) Warga Desa Batang Alai Kecamatan Daha Utara itu berhasil diamankan sekitar pukul 05.45 Wita.

Tombak menancap di pinggang penyetrum ikan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rabu (18/10/2017).
Tombak menancap di pinggang penyetrum ikan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rabu (18/10/2017). (BANJARMASINPOST.co.id/aprianto)

Penggunaan basal (pakaian untuk ilmu kekebalan) ternyata tidak asing lagi ditelinga warga hulu sungai.

Sehingga pelaku penyetruman di Danau Bangkau yang menggunakan basal ternyata tidak membuat heran warga Hulu Sungai Selatan (HSS).

Satu di antaranya Iwan (36), Warga asli dari Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan. Pria yang dulunya lama tinggal di Desa Bangkau ini mengatakan basal sudah menjadi hal yang lumrah digunakan.

"Biasanya basal di dapat dari orang pintar. Untuk mendapatkannya biasanya ada mahar dan piduduknya (syarat)," katanya, Rabu, (18/10).

Dibawa ke Banjarmasin

Pelaku penyetruman di Danau Bangkau, Desa Bangkau Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) Arpani (29) yang mengalami luka akhirnya di rujuk ke Rumah Sakit Ulun di Banjarmasin, Rabu, (18/10).

Halaman
12
Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved