Kriminalitas Tanahlaut

Pemilik Workshop Angkutan Tambang Diminta Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Kenapa?

Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan meminta pemilik workshop mobil angkutan agar memperkuat sistem pengamanan

Pemilik Workshop Angkutan Tambang Diminta Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Kenapa?
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan meminta pemilik workshop mobil angkutan agar memperkuat sistem pengamanan dan selalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat.

Itu dikatakan orang nomor satu di lingkungan Polres Tanahlaut sebagai upaya antisipasi agar tidak terulang lagi korban tindak pidana pencurian aki atau baterai mobil jenis tronton.

Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan mengatakan pihaknya mengamankan tiga dari empat pelaku pencurian aki mobil.

Baca: Waduh, 343,5 Hektare Lahan di Kapuas Terbakar, Paling Luas di Kapuas Murung

"Semua pelaku adalah warga Desa Kintapura, H, R dan M. Satu masih DPO," katanya kepada para wartawan, Rabu (18/10/2017).

Informasi dihimpun, kawanan pencuri itu melakukan aksinya pada 7 Oktober 2017 lalu atau dua pekan yang lalu di dua lokasi workshop, yaitu di site PT Berkat Bersujud di Desa Kintapura, sekitar pukul 05.30 Wita.

Sukses membawa 11 aki curian, kawanan itu menggasak lagi aki mobil yang terparkir di site PT RPM Desa Kintapura, sekitar pukul 07.00 Wita, sebanyak empat unit aki.

Kini ketiga berstatus tersangka karena melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana paling lama tujuh tahun penjara.

Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan menegaskan motif pelaku karena faktor ekonomi dan sebelumnya belum memiliki catatan kejahatan pencurian.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved