Ingin Gunakan Minyak Bulus untuk Kulit? Perhatikan Penjelasan Dokter Kecantikan Ini

Pedagang menjajakan minyak bulus di pinggir-pinggir jalan, persisnya kawasan dekat Taher Square Banjarmasin.

Ingin Gunakan Minyak Bulus untuk Kulit? Perhatikan Penjelasan Dokter Kecantikan Ini
istimewa
Dr Vinna Dwiana Spkk.FINSDV

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pedagang menjajakan minyak bulus di pinggir-pinggir jalan, persisnya kawasan dekat Taher Square Banjarmasin. Bagi yang ingin menggunakan minyak bulus untuk kesehatan tidak ada salahnya memperhatikan penjelasan dokter ahli kecantikan, Vinna Dwiana.

Dijelaskannya, kandungan minyak bulus adalah vitamin E. Di Indonesia, minyak bulus didapatkan melalui pengolahan tradisional dari memanaskan lemak penyu atau bulus di bawah terik matahari yang akan menghasilkan minyak.

Manfaat untuk kulit manusia salah satunya untuk pengencangan. Menurut dunia medis, tempurung hewan bulus mengandung komponen gizi yang banyak yakni protein, magnesium, vitamin.

"Jika minyak ekstrak bulus ini langsung dioleskan dikulit maka akan memberikan efek peremajaan," katanya.

Penelitian di Amerika, minyak bulus mengandung bahan aktif yang berguna, tetapi mungkin sudah hilang karena proses pemanasan dan proses kimia yang terlibat didalam pembuatan minyak tersebut.

Misalnya, minyak bulus mengandung vitamin A yang akan menguap dan menghilang saat pengolahan dan saat minyak disaring dengan arang atau kaolin untuk menjernihkan warna.

Sampai saat ini ahli kimia atau kosmetik sepakat bahwa tidak ada cukup bukti ilmiah yang mampu mendukung klaim manfaat minyak bulus tersebut. Apalagi seseorang mungkin memiliki reaksi alergi terhadap minyak bulus.

Efektifitas manfaat minyak bulus belum pernah diuju secara klinis pada manusia, oleh karena hanya sedikit yang diketahui tentang kemungkinan reaksi alerginya.

"Tanda tanda alergi yang serius yakni kesulitan bernafas, gatal-gatal, pembengkakan wajah," imbuhnya.

Beda dengan minyak zaitun. Bila minyak zaitun atau oil olive lebih jarang mengalami reaksi alergi mungkin karena berasal dari tumbuhan. Minyak zaitun dapat melembabkan bagi yang memiliki kulit kering.

Tapi bagi kulit berminyak dapat membuka jalan bagi pertumbuhan komedo pada wajah dan minyak zaitun membentuk lapisan minyak.

Karena kulit berminyak sekresi sebumnya berlebihan kadang tak terkendali ketika minyak zaitun digabung dengan kulit berminyak anda dapat menyebabkan iritasi parah ruam kemerahan dan juga kurang aman untuk kulit bayi.

Tips bila akan memakai minyak bulus yang pertama, lakukan tes alergi terlebih dahulu dengan cara mengoleskan misalnya di belakang telinga, kemudian didiamkan 15 sampai 20 menit.

Bila tidak ada reaksi gatal, kemungkinan tidak terdapat alergi.

"Kalau memang ingin menggunakan minyak bulus, jangan dikulit yang ada lukanya," pungkasnya. (BANJARMASINPOST.co.id/hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved