Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

Penyetrum Ikan Ditombak, Kades Bangkau Ingin Polda Kalsel Turun Langsung

Kasus ilegal fishing yang terjadi di Danau Bangkau Desa Bangkau Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) sampai saat ini belum terselesaikan.

Penyetrum Ikan Ditombak, Kades Bangkau Ingin Polda Kalsel Turun Langsung
BANJARMASINPOST.co.id/aprianto
Tombak menancap di pinggang penyetrum ikan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rabu (18/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Kasus ilegal fishing yang terjadi di Danau Bangkau Desa Bangkau Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) sampai saat ini masih belum terselesaikan.

Sejumlah kasus bentrok antara warga pencari ikan secara tradisional dengan para penyetrum mengakibatkan korban luka hingga korban jiwa terus terjadi tiap tahunnya.

Kepala Desa Bangkau Ardiansyah sangat berharap pihak terkait bisa dengan cepat menyelesaikan kasus ilegal fishing di Danau Bangkau.

Baca: Masih Ingat Penyetrum Ikan yang Ditombak? Ini Hasil Operasinya

"Kasus di Danau Bangkau terus terjadi. Kita mohon pihak terkait bisa dengan segera mencegah dan mengusir para penyetrum ikan," katanya, Kamis, (19/10/2017).

Pihaknya berharap, Polda Kalsel bisa turun langsung ke Danau Bangkau untuk menyelesaikan kasus ilegal fishing.

"Kepada Kapolda Kalsel, kita minta untuk menurunkan anggotanya untuk patroli agar bisa mencegah para penyetrum melakukan aksinya," lanjutnya.

Baca: Ngeri! Pinggang Penyetrum Ikan Danau Bangkau Ini Tertancap Tombak 4 Mata

Pihaknya sebenarnya tidak mempermasalahkan bagi warga luar Desa Bangkau dalam mencari ikan di Danau Bangkau. Dengan catatan menggunakan alat tradisional.

"Kita sangat terbuka dengan warga lainnya untuk mencari ikan di Danau Bangkau. Mencari rijeki di Danau Bangkau dengan cara tradisional agar kelestarian ikan bisa tetap terjaga," katanya.

Namun, bila menggunakan alat penyetruman maka kelestarian ikan di Danau Bangkau akan sangat terganggu.

Penulis: Aprianto
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved