BanjarmasinPost/
Home »

Bisnis

» Mikro

Ekonomi dan Bisnis

Tergabung Dalam Forum Keuangan Internasional, Indonesia Coba Adopsi Konsep Keuangan Startegis

Selain sebagai skema penanggulangan dan pencegahan krisis, CMIM juga dapat berfungsi sebagai fasilitas bantuan pendanaan internasional.

Tergabung Dalam Forum Keuangan Internasional, Indonesia Coba Adopsi Konsep Keuangan Startegis
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Seminar Kemenkeu membahas RAPBN 2018 di SwissBell Hotel Borneo Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tergabung dalam kerjasama keuangan Chiang Mai Initiative Multilateralisation (CMIM), Indonesia memiliki jalan alternatif untuk mengatasi permasalahan likuiditas dan kesulitan neraca pembayaran jangka pendek saat krisis.

CMIM merupakan kerjasama keuangan antara negara-negara ASEAN+3. +3 yaitu negara diluar ASEAN yang juga tergabung dalam skema kerjasama ini yaitu Jepang, China dan Korea Selatan.

Saat ini Jepang dan China menjadi negara dengan kontribusi komitmen paling besar yaitu masing-masing USD 76,8 miliar, diikuti Korea Selatan USD 38,4 miliar. 

Selain sebagai skema penanggulangan dan pencegahan krisis, CMIM juga dapat berfungsi sebagai fasilitas bantuan pendanaan internasional yang sudah ada.

Baca: Wuih, Gubernur Kalsel, Wali Kota dan Bupati Sudah Berselfie di Bukit Mawar, Ini Lagi Ngehits Loh

Dijelaskan Kepala Bidang Kerjasama Ekonomi dan Keuangan ASEAN Badan Kebijakan Fiskal Kementrian Keuangan RI Gandi Setiawan, aktif dalam organisasi dan kerjasama keuangan Internasional penting bagi Indonesia untuk mempelajari dan tanggap terhadap isu internasional strategis yang relevan dengan Indonesia.

"Tentu sangat penting, seperti isu-isu pembangunan infrastruktur dan green financing yang saat ini berkembang. Kita bisa belajar dan mengadopsi konsep-konsep ini untuk diterapkan di Indonesia," kata Gandi. (*)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help