Berita Banjarbaru

Unsur Buatan di Kalsel Akan Didata untuk Masuk Google Maps

"Sebagian ada yang lima dan ada juga yang lebih dari lima jenis unsur buatan yang dilaporkan," ujarnya.

Unsur Buatan di Kalsel Akan Didata untuk Masuk Google Maps
banjarmasinpost.co.id/google
Tampilan Google Maps 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Keberadaan mobil Google Map hingga petugas Google Map yang berjalan kaki menyusuri sepanjang kawasan dan wilayah di Kalsel sepertinya masih kurang untuk mendata semua fasilitas umum, gedung, jembatan hingga aset lain di Kalsel.

Hal ini dibuktikan dengan kembali di datanya unsur buatan yang ada di Kalsel.

Mulai dari unsur buatan misalnya sekolah, puskesmas, rumah ibadah, rumah susun, gedung pemerintahan hingga jembatan akan didata titik koordinat dan lokasinya.

Baca: Mengenal Sosok S. Chandrasekhar yang Dijadikan Google Doodle Hari Ini

Saat ini, ungkap Kabag Pengendalian Urusan Pemerintahan Biro Pemerintahan Provinsi Kalsel, Hairul Mukminin, Kamis (19/10/2017) pihaknya sedang gencar-gencarnya meminta Pemda dan Pemko untuk mendata unsur buatan yang ada di daerah masing-masing.

Setiap daerah akan melaporkan semua unsur buatan yang ada di daerahnya yang sudah diverifikasi secara mandiri. Artinya masing-masing kabupaten dan kota bisa memilih unsur buatan apa saja yang akan dilakukan verifikasi.

"Misalnya dia mau cari puskesmas, bisa diketahui berada di jarak berapa ratus meter atau berapa kilometer," jelasnya.

Baca: Live Streaming Bhayangkara FC Vs PSM Makassar, Penonton Dilarang Bawa Botol!

Data-data unsur buatan ini nantinya akan diserahkan ke Kemendagri dan diserahkan ke PBB untuk dimasukkan dalam peta Google atau Google Map.

Topinimi unsur buatan ini sendiri tambah Hairul ada 210 item berdasarkan ketetapan Badan informasi Geospasial (BIG) . Namun beberapa diantaranya masih ada yang tidak terdapat di Kalsel misalnya candi, waduk dan unsur buatan lain. Saat ini pihaknya tengah gencar agar lokasi unsur buatan bisa dititiki atau diberi koordinat agar mudah dilacak.

Namun sementara ini pihaknya memberikan batasan minimal lima unsur buatan yang didata dan diberi koordinat oleh Pemko dan Pemda.

"Sebagian ada yang lima dan ada juga yang lebih dari lima jenis unsur buatan yang dilaporkan," ujarnya.

Setelah melalui verifikasi, unsur buatan yang sudah diverifikasi akan diserahkan ke Mendagri untuk dikumpulkan. Melalui proses verifikasi, unsur buatan akan dinilai keberadaannya dan lokasinya.

Pendataan unsur buatan ini tambah Hairul demi kebutuhan masa depan. Pasalnya data-data unsur buatan ini nantinya bisa menjadi pemandu setiap orang yang baru berkunjung ke Kalsel untuk mengetahui lokasi-lokasi unsur buatan yang ingin dicari.

Penulis: Milna Sari
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help