Berita HSU

Pasar Banjang Harus Utamakan Pedagang Asal Banjang, Penempatan Diserahkan ke Pihak Kecamatan

Untuk penempatan pedagang diserahkan kepada pihak kecamatan, dan saat ini sudah ada daftar pedagang yang menempati los pasar.

Pasar Banjang Harus Utamakan Pedagang Asal Banjang, Penempatan Diserahkan ke Pihak Kecamatan
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Pasar Babirik saat ini tengah dibangun, bangunan berupa los pasar tersebut bisa menampung 96 pedagang dengan anggaran Rp 1,08 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Pasar Babirik dan Pasar Banjar saat ini tengah dibangun. Bangunan berupa los pasar yang bisa menampung 96 pedagang dengan anggaran Rp 1,08 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat.

Camat Banjang Rusmadi Juriani mengatakan selama pembangunan para pedagang tidak direlokasi. Pasar yang buka setiap hari Minggu tersebut sebelumnya hanya berupa tanah lapang yang dibangu secera pribadi oleh pedagang.

Beberapa pedagang menggunakan kayu untuk membuat atap sementara. Ada pula yang hanya membentangkan tepal dan dibongkar kembali saat selesai berjualan.

Selama pembangunan los pasar mereka tidak direlokasi karena masih ada lahan yang cukup luas untuk pedagang. Letak los pasar yang dibangun juga cukup kedalam sehingga pedagang tak terganggu.

Baca: Dua Air Terjun di Kalimantan Selatan ini Bikin Segar, Cocok untuk Melepas Penat

"Los pasar tidak dibatasi sekat atau pembatas jadi bisa lebih banyam pedagang yang bisa menempati, sekitar 96 pedagang," ujarnya.

Untuk penempatan pedagang diserahkan kepada pihak kecamatan, dan saat ini sudah ada daftar pedagang yang menempati los pasar tersebut.

"Kami mengutamakan pedagang yang berasal dari Kecamatan Banjang, namun tetap masih ada ruang lebih yang bisa digunakan untuk pedagang dari luar," ujarnya.

Rusmadi menambahkan tidak seluruh pedagang dari Banjang yang ingin menempati los pasar, karena beberapa pedagang seperti ikan dn sayur lebih memilih untuk berkumpul tak jauh dari jalan.

Baca: Yuk Dukung Ambassador Yamaha Fino Scoolic, Ini Daftar Finalisnya

"Penjual makanan dan miniman juga banyak yang berjejer di pinggiran pasar, mereka biasanya justru membuat tempat sendiri," ujarnya.

Untuk retribusi biasanya dikelola oleh pihak kecamatan bagian pendapatan, namun akan dikoordinasikan lagi dengan Dinas Pendapatan Daerah.

Terpisah Plt Kepala Disperkuperindag HSU Kaberi mengatakan tahun ini ada dua pasar yang dibangun yaitu Pasar Banjang dan Babirik. Dan keduanya saat ini tengah dalam proses pembangunan.

Untuk pasar Banjang sendiri telah mencapai 50 persen, sedangkan pasar Babirik tibggal tahap finishing. Dan setelah selesai dibangun pihak pemerintah akan menyerahkan ke pihak kecamatan sebagai pengguna.

"Setelah kami serahkan, pedagang sudah mulai bisa menempati, rencana akhir tahun kedua pasar sudah bisa diempati," ujarnya. (*)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved