Berita Banjarbaru

Sekolah di Kalsel Wajib Berbahasa Inggris Tiap Jumat, Disdik Minta Segera Diterapkan

Dalam edarannya Disdikbud mengimbau agar setiap sekolah di Kalsel menerapkan aturan ini minimal satu jam di hari Jumat, hari sekolah.

Sekolah di Kalsel Wajib Berbahasa Inggris Tiap Jumat, Disdik Minta Segera Diterapkan
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Siswa SMA bersama-sama membahas buku saat melakukan gerakan literasi sekolah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel kali ini mengeluarkan imbauan agar setiap sekolah SMA dan SMK Negeri maupun Swasta di Kalsel untuk mengadakan Jumat berbahasa Inggris.

Melalui edarannya pada 19 Oktober kemarin Disdikbud meminta semua sekolah agar menyelenggarakan Jumat Berbahasa Inggris tersebut.

Dalam edarannya Disdikbud mengimbau agar setiap sekolah di bawah kewenangan provinsi di Kalsel menerapkan aturan ini minimal satu jam di hari Jumat, hari sekolah.

Aturan itu juga berlaku bagi tenaga pendidik, guru dan siswa siswi agar selama satu jam penuh berbahasa Inggris.

Sementara Kepala Sekolah dan pengawas sekolah bertugas mengawasi pelaksanaan dan penerapan Jumat Berbahasa Inggris ini di sekolah.

Baca: Persiba Balikpapan Vs Barito Putera, Matias Cordoba Menambah Keunggulan Laskar Antasari 0-2

Sekolah-sekolah yang akan menjalankan ini juga harus segera memasang pamflet, spanduk, pemberitahuan, slogan dan seruan dalam ukuran kecil maupun besar terkait pelaksanaan kegiatan ini di sekolah.

Tak hanya di dalam kelas, setiap kegiatan guru dan siswa di luar kelas juga harus menggunakan Bahasa Inggris.

Kadisdikbud Kalsel, H Yusuf Effendi mengatakan saat dihubungi, Jumat (20/10) pemberlakuan Jumat Berbahasa Inggris ini segera dilakukan oleh sekolah setelah edaran diluncurkan.

"Segera disiapkan, semua sekolah harus menjalankan program ini baik sekolah perkotaan hingga sekolah di pinggiran," ujarnya.

Baca: Buruan Ikuti Serunya Gowes Cross Country PLN, Catat Tanggalnya

Meski wajib, namun Yusuf mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada sekolah dalam penerapan. "Teknisnya dari sekolah, mau mereka jadikan seperti apa penerapannya nanti, yang penting harus dilakukan," ujarnya.(*)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help