Kriminal Kotabaru

Keberadaannya Tidak Diketahui, Polisi Terus Memburu Mahdiansyah, Oknum Satpol Penusuk Ketua RT

Mahdiansyah alias Mahdi, oknum honorer Satpol PP Kotabaru tersangka yang melarikan diri usai penusukan belum diketahui keberadaannya.

Keberadaannya Tidak Diketahui, Polisi Terus Memburu Mahdiansyah, Oknum Satpol Penusuk Ketua RT
Banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Zam Zanie, korban penusukan saat memperlihatkan tusukan yang dilakukan oknum honorer Satpol PP Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Mahdiansyah alias Mahdi, oknum honorer Satpol PP Kotabaru tersangka yang melarikan diri usai penusukan belum diketahui keberadaannya.

Mahdi tidak hanya dicari oleh anggota dari satuannya, anggota reserse dan kriminal (Reskrim) Polres Kotabaru juga terus memburu keberadaannya.

Namun hingga berita kembali dilansir, petugas belum mengetahui persembunyian Mahdi.

"Masih belum ada informasi. Sementara masih pengejaran," kata Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Suria Miftah Irawan Sik, Sabtu (21/10/2017).

Disinggung apakah tersangka masih berada di wilayah Kotabaru atau sudah keluar dari wilayah Kotabaru, Suria belum bisa memastikan.

Baca: Tusuk Ketua RT karena Ditegur Saat Ngelem, Kepala Satpol PP Fathan akan Berhentikan Mahdiansyah

Sekadar diketahui, Mahdi kini dalam perburuan anggota kepolisian karena melakukan penusukan terhadap Zam Zanie, warga Jalan Bima, RT 02/02, Desa Baharu Utara, Kecamatan Pulaulaut.

Korban yang juga ketua RT di lingkungan tempat tinggal tersangka, nekad menusukan Zam Zanie karena sakit hati sering ditegur korban ketika melihat tersangka kerap menggunakan lem fox.

Penusukan terhadap korban dilakukan tersangka. Berawal saat korban mengecek lokasi rencana pembangunan sumur bor yang tidak jauh dari rumah korban.

Di lokasi rencana pembuatan sumur bor, tidak sengaja korban kembali melihat tersangka sedang menggunakan lem fox. Namun korban tidak menghiraukan, kemudian balik ke lokasi berada di sebelah pangkalan ojek untuk melihat tanaman cangkokan milik korban.

Baca: Sita 25 Gram Sabu di Sebuah Kos, Polisi Amankan Enam Orang, Satu di Antaranya Penyanyi

Saat itulah, tersangka tiba-tiba datang dan memeluk korban dari bekalang sambil menusukan pisau jenis sangkur di belakang korban.

Akibatnya korban mengalami luka sedalam (segaris jari) orang dewasa. Meski tidak parah, korban sempat mendapat perawatan petugas kelinik Bhayangkara Polres Kotabaru.

Korban tidak terluka parah, karena saat tersangka menusuk korban diketahui salah seorang warga yang meminta agar terjaga menjauh.
.

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved