Berita Banjarmasin

Manasik Umrah Supaya Jamaah Tak Keliru Saat Beribadah, Kaltrabu Berangkatkan 302 Jamah

Agen perjalanan umrah dan haji khusus Kaltrabu Indah pada awal tahun 1439 Hijriyah ini atau bertepatan November 2017 .

Manasik Umrah Supaya Jamaah Tak Keliru Saat Beribadah, Kaltrabu Berangkatkan 302 Jamah
banjarmasinpost.co.id/salmah
Manasik berlangsung di Ruang Rupiah Lantai 1 Hotel G Sign Jalan Ahmad Yani Km5 Banjarmasin itu, sebagai pembimbing manasik yaitu KH Ahmad Husaini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Agen perjalanan umrah dan haji khusus Kaltrabu Indah pada awal tahun 1439 Hijriyah ini atau bertepatan November 2017 kembali memberangkatkan jamaah umrah.

Umrah pertama Kaltrabu mulaI pada 1-2 November 2017, berjumlah 302 jamaah yang terbagi 7 bus dan masing-masing terbagi lagi dalam tiga program perjalanan, yaitu 9, 12, 14 hari.

Khusus umrah 12 hari peminatnya paling banyak yaitu 216 orang. Sedangkan 9 hari berjumlah 41 orang dan 14 hari sebanyak 45 orang.

Berangkat menggunakan maskapai Garuda dengan rute Banjarmasin-Jakarta-Jeddah-Madinah. Selama 4 hari di Madinah kemudian ke Mekah.

Baca: Hasil Pemetaan Udara Ditemukan Ratusan Struktur Misterius Berusia Ribuan Tahun di Tanah Arab

Selanjutnya jadwal 6 November Kaltrabu memberangkatkan umrah Pimpinan Umum BPost Group H Pangeran Rusdi Effendi AR sekeluarga berjumlah 20 jamaah.

Kemudian 9 November ada 88 orang jamaah diberangkatkan. Pada 15 November 45 orang dan 29 November 90 orang.

H Muh Arifudin, Manager Operasional Kaltrabu, mengatakan, tahun kemarin 1438 Hijriyah telah diberangkatkan 2.250 orang dengan jumlah 26 keberangkatan mulai bulan Safar sampai Ramadhan.

"Sedangkan untuk tahun ini, sebagai persiapan ibadah telah kami laksanakan manasik selama satu hari penuh," ujarnya di sela manasik umrah, Sabtu (21/10).

Manasik berlangsung di Ruang Rupiah Lantai 1 Hotel G Sign Jalan Ahmad Yani Km5 Banjarmasin itu, sebagai pembimbing manasik yaitu KH Ahmad Husaini.

Baca: Bocah Perempuan Lebih 10 Hari Tidur Tak Bangun-bangun, Mungkinkan Idap Sindrome Kleine-Levin?

Dijelaskan Husaini, para jamaah harus memerhatikan manasik, karena di situlah belajar dan memahami rukun umrah, supaya tidak keliru saat beribadah nanti.

"Diingatkan pula kepada jamaah agar jaga kondisi kesehatan karena ibadah ini perjalanannya jauh dan perlu fisik prima," tandasnya.

Diingatkannya pula agar jamaah selalu berkonsentrasi ibadah, jangan malah memikirkan yang lain misalnya shoping.

"Umrah dan haji itu perjalanan spiritual, bukan wisata atau rekreasi, jadi harus fokus ibadah," pungkasnya.

Penulis: Salmah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved