Kriminalitas Balangan

Dua Saksi Bakal Dites Kebohongan ke Surabaya, Terkait Kasus Penganiayaan Nenek Lana

Pemeriksaan saksi atas nama Jaelani selaku suami korban sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan tes kejiwaan

Dua Saksi Bakal Dites Kebohongan ke Surabaya, Terkait Kasus Penganiayaan Nenek Lana
Hukumonline
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Perkembangan kasus penganiayaan yang terjadi di Desa Lajar, Kecamatan Lampihong yang menimpa nenek Lana beberapa pekan lalu masih menyimpan teka teki sehingga beberapa upaya kepolisian terus dikembangkan.‬

‪Pemeriksaan saksi atas nama Jaelani selaku suami korban sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan tes kejiwaan di rumah sakit Kandangan pada Jumat 12 Oktober 2017 lalu.

Dan pada Kamis tanggal 19 Oktober 2017 pukul 11.00 Wita saksi dijemput dari RSJ Kandangan untuk dibawa pulang kerumahnya.‬

‪Hasil pemeriksaan yang telah dilakukan di rumah sakit jiwa Kandangan menerangkan bahwa saudara Jaelani dalam kondisi sehat mental kejiwaanya.‬

‪Guna mendapatkan keterangan saksi selanjutnya, kepolisian kembali mengambil langkah untuk dilakukan tes kebohongan yang akan digelar di Puslabfor Surabaya kepada kedua saksi yaitu Jaelani dan Ahmad Husaini.‬

‪Kedua saksi bersedia untuk dilakukan tes kebohongan dengan membubuhkan tanda surat pernyataan bersedia untuk dilakukan pemeriksaan di Surabaya oleh pihak kepolisian.‬

‪Kapolsek Lampihong Ipda Krismianto membenarkan upaya kepolisian ini dalam mencari bukti baru ini.

"Upaya tes kebohongan Puslabfor Surabaya kita lakukan kepada 2 orang saksi setelah sebelumnya menjalani tes kejiwaan," ujarnya.

Seperti diketahui, pada Selasa (10/10/2017) sekitar pukul 05.00 wita warga Desa Lajar RT 03 Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan digegerkan dengan kejadian penganiayaan.

Korban adalah Nenek Lana (55) seorang perempuan warga setempat. Hingga saat ini pihak kepolisian masih belum menemukan dan menetapkan tersangka.

Pelaku masih dalam lidik, sementara ada tujuh saksi yang diperiksa oleh kepolisian terkait kasus penganiayaan dengan pemberatan ini.

Korban menderita luka gorok di belakang leher dan harus menjalani perawatan intensif.

Penulis: Elhami
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved