Berita Hulu Sungai Utara

Nuansa Putih Mewarnai Peringatan Hari Santri di Ponpes Rasyidiah Khalidiah

Sekitar 7.000 santri Pondok Pesantren Rasyidiah Khalidiah Amuntai turut hadir dalam peringatan Hari Santri yang dilaksanakan di Area Ponpes

Nuansa Putih Mewarnai Peringatan Hari Santri di Ponpes Rasyidiah Khalidiah
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Peringatan Hari Santri di Ponpes Rasyidiah Khalidiah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Sekitar 7.000 santri Pondok Pesantren Rasyidiah Khalidiah Amuntai turut hadir dalam peringatan Hari Santri yang dilaksanakan di Area Ponpes Desa Pakapuran Kecamatan Amuntai Tengah, Minggu (22/10/2017).

Nuansa keagamaan begitu terasa, sebagian besar santri mengenakan pakaian putih lengkap dengan kopiah dan surban, untuk santriwati juga mengejakan jubah dan kerudung putih. Sedangkan santri STIQ mengenakan pakaian hitam lengkap dengan cadarnya yang selalu menjadi identitas mereka.

Kegiatan dipimpin oleh Ketua Harian Dr Abdul Hasib Salim yang menyerukan perlawanan terhadap radikalisme dan intoleransi, mereka juga siap mengikuti Aksi Kebangsaan 28 Oktober mendatang di Banjarmasin swbagai bagian dari semangat resolusi jihad mempertahankan keuntuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca: Pak Polisi Itu Menyenangkan dan Bersahabat Lho, Ini Buktinya

“Peran pimpinan pondok, para ulama dan kyai serta santri sangat besar pada tahun 1945, Semangat ini harus kita teruskan salah satunya dengan memoeringati Hari Santri yang bertepatan pada tanggal 22 Oktober ini ,” ujar Hasib.

Acara puncak sendiri digelar dengan sebuah upacara di halaman ponpes Rakha yang merupaman salah satu Ponpes Bersejarah di Kabupaten HSU. Hasib Salim menambahkan dalam sambutannya, bahwa moment ini diharapkan dapat meningkatkan semangat para santri dan mahasiswa.

"Mempertahankan NKRI merupakan kewahiban seluruh kalangan, termasuk bagi para santri dan ulama, kami juga berencana untuk kut serta dalam aksi kebangsaan mahasiswa dan perguruan tinggi melawan radikalisme dan intoleransi pada 28 Oktober bertepatan Hari Sumpah Pemuda di Banjarmasin," ujarnya.

Baca: Sombongnya Wanita dengan Tas Hermes Ini, Berani Lawan Emak-Emak, Lihat Apa yang Terjadi

Hasib yang juga Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Alquran Rakha ini menambahkan untuk mengikuti aksi kebangsaan di Banjarmasin 28 Oktober mendatang, Ponpes Rakha telah menyiapkan dua bus untuk mengangkut mahasiswa dan santri.

Selain diisi upacara, kegiatan puncak Hari Santri juga diisi penandatanganan MoU antara Ponpes Rakha dengan Bank Indonesia dalam rangka mengembangkan ekonomi umat. Tak hanya itu, Bank Indonesia juga memberikan dukungan sarana dan prasarana belajar santri.Bupati HSU Abdul Wahid juga menghadiri egiatan tersebut. (nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved