Kriminalitas Tabalong

Penjual Deterjen Cair Tanpa Label Berbahasa Indonesia Dijerat UU Perlindungan Konsumen

Kepada pembeli, pelaku menjual deterjen cair yang dikemasnya ulang itu seharga Rp. 15 ribu per botol.

Penjual Deterjen Cair Tanpa Label Berbahasa Indonesia Dijerat UU Perlindungan Konsumen
Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman
Bersama barang bukti yang ada juga diamankan satu tersangka, M Zulhaj Hasan alias Sani (41). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Barang bukti berupa 24 botol deterjen cair tanpa label berbahasa Indonesia dan pelaku, M Zulhaj Hasan alias Sani (41) saat ini sudah diamankan di Polsek Tanjung.

Pelaku menjalani proses hukum di Polsek Tanjung yang menjeratnya dengan undang-undang perlindungan konsumen dan undang-undang perdagangan.

Baca: Pernah Kecelakaan Membuat Echa Sering Tertidur, Kali Ini Tidurnya Paling Lama

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui Kapolsek Tanjung, Iptu K Purba, menyampaikan, pelaku diduga melakukan tindak pidana khusus karena memperdagangkan barang yang tidak mencantumkan label berbahsa Indonesia.

Baca: Polsek Tanjung Sita 24 Botol Deterjen Cair Tanpa Label Berbahasa Indonesia

Sementara dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, kepada petugas pelaku mengaku membeli deterjen cair tersebut di Banjarmasin.

Produk yang dibeli di Banjarmasin itu memang produk yang legal, tetapi kemudian oleh pelaku deterjen cair itu dibagi-bagi dalam kemasan berukuran lebih kecil untuk dijual kembali

Kepada pembeli, pelaku menjual deterjen cair yang dikemasnya ulang itu seharga Rp. 15 ribu per botol.

Baca: 13 Hari Echa Tertidur, 3 Dokter Pernah Periksa Kondisi Fisiknya Sehat

Pelaku pun berdalih tidak mengetahui apa yang dilakukannya itu merupakan perbuatan yang tergolong melanggar aturan.

Penjualan deterjen cair dalam kemasan botol bekas air mineral itu dilakukam pelaku sudah sekitar 1 tahun.

Penulis: Dony Usman
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved