Kriminalitas HSS

Dendam Lama, Masrani Patahkan Tangan Basuki dengan Palu, Begini Akibatnya

Masrani (48), warga Jalan Asam cangkok Kecamatan Kandangan harus berurusan dengan pihak berwajib.

Dendam Lama, Masrani Patahkan Tangan Basuki dengan Palu, Begini Akibatnya
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Masrani (48), warga Jalan Asam cangkok Kecamatan Kandangan harus berurusan dengan pihak berwajib.

Perbuatan memukul Basuki (54) Warga Desa Desa Amawang Kanan Kecamatan Kandangan, Sabtu, (21/10) pukul 08.00 Wita menjadi akar masalahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, saat korban berada di Jalan Asam Cangkok Desa Amawang Kanan, pelaku langsung memukulkan alat tukang berupa palu dengan tangan kanannya ke arah korban.

Secara spontan, korban langsung menangkis dengan tangan kanannya. Sehingga mengakibatkan tangan korban sebelah kanan patah. Setelah peristiwa itu, korban melaporkan kejadian itu ke Polres HSS.

Tidak perlu waktu lama, tim Polres langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan penangkapan terhadap pelaku yang pada saat itu pelaku berada di tempat kerjanya.

Melihat kedatangan petugas, pelaku melarikan diri namun berhasil ditangkap petugas. Saat diamankan petugas menemukan satu bilah sajam di balik baju tepatnya pinggang kiri tanpa izin.

Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko SIK melalui Kasubbag Humas IPTU H Ghandi Ranu membenarkan diamankannya pelaku penganiayaan.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres HSS untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya, Senin, (23/10).
Lebih lanjut, dikatakannya bahwa pelaku mengaku ada masalah dan merasa dendam kepada korban, sehingga, saat melihatnya langsung menyerang korban. Korban mengalami patah tulang tangan.

Pelaku terjerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan pasal 2 ayat 2 UU Darurat No 12 tahun 1951 tentang senjata tajam. (*)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved