Berita Regional

Dilarang Berjoget, Seorang Pemuda Tewas Usai Saling Bacok di Acara Saat Organ Tunggal

Pemuda berusia 35 tahun itu tewas setelah dibacok saat acara hiburan organ tunggal di desa setempat, Minggu (22/10/2017).

Dilarang Berjoget, Seorang Pemuda Tewas Usai Saling Bacok di Acara Saat Organ Tunggal
(KOMPAS.com/Syarifudin)
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara kasus pembunuhan seorang warga saat kegiatan organ tunggal di Desa Waduruka, Kecamatan Langgudu, Bima, Minggu (22/10/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BIMA - Nasib nahas dialami MD, warga Desa Waduruka, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pemuda berusia 35 tahun itu tewas setelah dibacok saat acara hiburan organ tunggal di desa setempat, Minggu (22/10/2017).

Kepala Subbagian Humas Polres Bima Kota, Ipda Suratno mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30 Wita.

Ia mengatakan, sebelum tewas, korban sempat terlibat aksi saling bacok dengan dua pelaku kakak beradik.

Baca: Satu Anggota Brimob Tewas Ditembak KKB Saat Lakukan Pengejara di Tembagapura

“Kejadian ini terjadi saat kegiatan organ tunggal. Korban atas nama MD diduga tewas akibat luka bacok. Sebelum tewas, korban dan pelaku terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam,” ujar Suratno.

Ia mengatakan, kejadian itu bermula ketika MD menegur salah seorang warga yang sedang asyik mengikuti irama organ tunggal di atas panggung hiburan malam.

Namun, teguran itu tidak digubris. MD kemudian marah dan kesal. Saat itu juga MD menusuk pria berinsial HM (29) menggunakan parang.

Mengetahui dirinya terluka, HM langsung balik menyerang dengan menghunuskan badik yang diselipkan dipinggangnya. Aksi saling bacok pun terjadi.

“Informasi dari masyarakat di TKP, awalnya gara-gara korban menegur dan melarang pelaku joget diatas panggung, sehingga terjadi lah aksi saling bacok,” ungkap Suratno.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help